Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Sekadar Bangkai Kapal! KKP Ajak Warga Jaga Situs Bersejarah USS Houston

📅 Kamis, 22 Okt 2026, 08:13 WIB | Oleh:
Bukan Sekadar Bangkai Kapal! KKP Ajak Warga Jaga Situs Bersejarah USS Houston Doc: Antara foto
Ket. Arkeolog maritim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Nia Naelul Hasanah Ridwan (kiri) berbicara dalam acara peluncuran USS Houston Shipwreck Preservation Project di Jakarta, Rabu (21/10).

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan melibatkan masyarakat setempat dalam pengawasan situs arkeologi bawah air bangkai kapal USS Houston di Selat Sunda untuk mencegah pencurian artefak dan kerusakan situs.

Arkeolog maritim KKP Nia Naelul Hasanah Ridwan mengatakan masyarakat akan dibekali pengetahuan untuk mendukung upaya pelindungan situs melalui sistem pengawasan berbasis masyarakat.

“Jadi, masyarakat ini yang kami jadikan sebagai core, front line untuk nanti pelindungan situs kapal ini. Dalam proyek ini memang rencananya adalah upaya-upaya untuk membekali masyarakat,” kata Nia saat peluncuran USS Houston Shipwreck Preservation Project di Jakarta, Rabu.

Ia menuturkan, masyarakat akan dibekali pengetahuan untuk memantau potensi pengangkatan artefak secara ilegal, pencurian, serta praktik penangkapan ikan yang merusak, seperti penggunaan bom ikan.

Pengawasan akan dilakukan melalui pembentukan kelompok masyarakat pengawas (pokmaswas) di bawah KKP.

Menurut Nia, pelibatan masyarakat penting karena mereka tinggal di sekitar situs dan akan terus berada di lokasi tersebut.

“Masyarakat itu sebenarnya pemilik heritage itu, karena mereka yang tinggal di sana,” ujarnya.

Ia berharap pelestarian situs tersebut juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat melalui pengembangan wisata selam bersejarah yang berkelanjutan.

Proyek pelindungan bangkai kapal tersebut didukung pendanaan sebesar 227.000 dolar AS atau sekitar Rp4 miliar untuk jangka waktu dua tahun melalui program Ambassador’s Fund for Cultural Preservation (AFCP).

Bangkai eks-USS Houston merupakan situs makam perang Perang Dunia II sekaligus tempat peristirahatan terakhir bagi lebih dari 650 pelaut dan personel Korps Marinir Amerika Serikat.

Proyek ini berfokus pada perlindungan dan pelestarian bangkai kapal USS Houston sebagai bagian penting dari sejarah bersama Indonesia dan Amerika Serikat pada masa Perang Dunia II.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Rupiah Masih Rentan Melemah...
Daerah
Pemkab Bulungan Gelar GMP, ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.