Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Minta Masyarakat Pesisir dan Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Selatan DIY

📅 Kamis, 22 Okt 2026, 14:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Minta Masyarakat Pesisir dan Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Selatan DIY Doc: ANTARA
Ket. Informasi prakiraan gelombang di perairan selatan Daerah Istimewa Yogyakarta.

YOGYAKARTA – Stasiun Meteorologi Yogyakarta Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat pesisir maupun nelayan mewaspadai gelombang tinggi di perairan selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam beberapa hari ke depan.

"Peringatan dini gelombang tinggi berkisar 2,5 meter sampai empat meter berpeluang terjadi di samudera Hindia selatan DIY," kata Prakirawan BMKG Yogyakarta, Rahmad Tauladani, dalam keterangan di Yogyakarta, Kamis (22/10).

Menurut dia, peringatan dini gelombang tinggi di pantai selatan DIY tersebut berlaku pada tanggal 23–26 Oktober 2026.

Ketinggian gelombang tersebut juga mencakup wilayah perairan Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bantul dan Gunung Kidul.

Dia mengatakan faktor yang memengaruhi kondisi gelombang tinggi di perairan selatan DIY tersebut karena kondisi sinoptik yang menyebut adanya angin timuran masih bertiup di wilayah Jawa.

"Terpantau adanya wilayah siklonik di barat Aceh dan utara Papua, angin timuran masih bertiup di wilayah Jawa yang berpotensi menimbulkan gelombang tinggi di perairan DIY," katanya.

Menurut dia, atas kondisi tersebut, BMKG memberikan saran keselamatan kepada para nelayan, khususnya agar berhati-hati dalam melakukan aktivitas melaut atau menangkap ikan dengan perahu di laut.

Dia menyebut kondisi gelombang tinggi tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran bagi perahu nelayan apabila angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

"Kemudian, kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter, sementara bagi kapal Ferry apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Dandim 1702/Jayawijaya Mint...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.