• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • YKI dan Palapa Gelar Konse...

YKI dan Palapa Gelar Konser Amal untuk Galang Kepedulian terhadap Kanker

Rabu, 21 Okt 2026, 18:03 WIB

JAKARTA — Yayasan Kanker Indonesia (YKI) bersama Perempuan Laju Perkasa (Palapa) akan menggelar konser amal Simfoni Selalu Ada Harapan pada Sabtu, 14 November 2026, di The Ballroom, Djakarta Theatre, Jakarta. Konser ini melibatkan sejumlah musisi, penyanyi, dan tokoh masyarakat untuk menggalang kepedulian publik terhadap penanggulangan kanker di Indonesia.

Sejumlah pengisi acara yang dijadwalkan tampil antara lain Dr. dr. Sonar Panigoro, dr. Fransisca Badudu, Shelomita, Ronni Waluya, Sarah Hadju, Ada Band, Krisdayanti, Vina Panduwinata, serta Yongky Vincent & Friends. Ketua Umum Palapa, Hetty Andika Perkasa, juga akan membacakan puisi dalam rangkaian pertunjukan tersebut.

Ket. Foto: Suasana konferensi pers konser amal Simfoni Selalu Ada Harapan di Jakarta pada Rabu (21/10/2026). YKI dan Palapa menggelar konser amal ini pada 14 November 2026 di Jakarta untuk meningkatkan kepedulian publik terhadap penanggulangan kanker. — Sumber: Koran Jakarta - Haryo Brono

Konser ini mengusung pesan bahwa penanggulangan kanker membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya pasien, keluarga, dan tenaga kesehatan. Nama "ADA" dalam tema acara tersebut merepresentasikan Awareness, Deteksi Dini, dan Aksi, yang menekankan pentingnya membangun kesadaran, mendorong deteksi dini, serta menerjemahkan kepedulian menjadi tindakan nyata.

Ketua Umum YKI, Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp.PD-KHOM, FINASIM, FACP, mengatakan dukungan masyarakat luas diperlukan untuk memperkuat upaya penanggulangan kanker, mulai dari pencegahan hingga pendampingan pasien dan penyintas.

“Kanker bukan hanya persoalan pasien dan keluarganya. Ini adalah persoalan kita bersama. Kita membutuhkan kepedulian yang diwujudkan dalam tindakan nyata—mulai dari pencegahan dan deteksi dini hingga dukungan bagi mereka yang menjalani perjuangan melawan kanker,” ujar Aru dalam konferensi pers Simfoni Selalu ADA Harapan di Jakarta pada Rabu (21/10/2026).

Menurut beliau, kegiatan yang melibatkan berbagai kalangan dapat membantu memperluas jangkauan edukasi mengenai kanker sekaligus mendorong dukungan berkelanjutan bagi pasien dan penyintas. Melalui konser tersebut, YKI berharap semakin banyak masyarakat memahami pentingnya deteksi dini dan mengambil bagian dalam gerakan kepedulian terhadap kanker.

Ketua Panitia Simfoni Selalu ADA Harapan, Dr. dr. Sonar Panigoro, mengatakan konser ini dirancang untuk memadukan pertunjukan musik dengan misi kemanusiaan. Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mendorong partisipasi publik dalam mendukung program-program YKI.

“Kami ingin menghadirkan sebuah pergelaran musikal yang meninggalkan makna lebih panjang daripada pertunjukannya. Musik dapat menyatukan banyak orang, tetapi ketika kebersamaan itu diarahkan untuk membantu sesama, musik juga dapat menjadi kekuatan untuk menggerakkan perubahan,” kata Sonar.

Ia menambahkan, masyarakat, dunia usaha, dan komunitas diharapkan berpartisipasi dalam memperluas dukungan terhadap upaya penanggulangan kanker. Informasi mengenai mekanisme partisipasi dan donasi akan disampaikan melalui kanal resmi YKI.

Dukungan terhadap konser ini juga datang dari Palapa. Ketua Umum Palapa yang juga menjabat Ketua Bidang Organisasi YKI, Hetty Andika Perkasa, mengatakan kolaborasi lintas komunitas diperlukan agar kepedulian dapat diwujudkan melalui kontribusi konkret.

“Kepedulian tidak cukup hanya dirasakan; kepedulian perlu diwujudkan. Ketika banyak pihak bersedia menyumbangkan waktu, tenaga, kemampuan, dan jejaringnya untuk tujuan kemanusiaan, kita membangun sesuatu yang lebih besar daripada kontribusi masing-masing,” ujar Hetty.

Dalam penyelenggaraan konser, Palapa mendukung pelibatan para artis untuk menyampaikan pesan solidaritas terhadap pasien kanker dan penyintas. Hetty juga akan membacakan puisi yang mengangkat tema kepedulian dan harapan sebagai bagian dari pertunjukan.

Mewakili ADA Band, Indra Sinaga (Naga) dan Suriandika Satjadibrata (Dika) menyatakan musik dapat menjadi sarana untuk menyampaikan pesan solidaritas sekaligus mengajak masyarakat terlibat dalam kegiatan kemanusiaan.

“Bagi kami, musik bukan hanya tentang lagu yang didengar, tetapi juga tentang perasaan dan pesan yang dapat dibagikan. Melalui Simfoni Selalu ADA Harapan, kami ingin ikut menyampaikan bahwa di tengah tantangan yang dihadapi, kepedulian dan dukungan dari orang-orang di sekitar dapat memberikan kekuatan,” kata Naga.

Dika berharap konser tersebut dapat mempertemukan penikmat musik dengan gerakan kepedulian terhadap kanker sekaligus mengingatkan pasien bahwa mereka tidak menghadapi perjuangan itu sendirian.

Melalui konser amal ini, YKI mengundang masyarakat, perusahaan, komunitas, dan filantropis untuk berpartisipasi mendukung penanggulangan kanker di Indonesia. Informasi mengenai tiket, donasi, dan mekanisme partisipasi akan diumumkan melalui kanal resmi YKI.

YKI menyatakan pengelolaan dan pemanfaatan dana kegiatan akan mengikuti peruntukan yang ditetapkan serta mekanisme pertanggungjawaban yang berlaku. Melalui kolaborasi musik dan komunitas, penyelenggara berharap konser tersebut dapat memperluas kesadaran publik dan mendorong lebih banyak tindakan nyata untuk mendukung pasien kanker dan penyintas.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.