Undana dan RSUD Johannes Kupang Hadirkan Layanan Jantung Tanpa Operasi Terbuka.
Rabu, 21 Okt 2026, 12:58 WIBUniversitas Nusa Cendana (Undana )dan RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang menghadirkan layanan penutupan kebocoran jantung tanpa operasi terbuka dan kemoterapi kanker anak pertama di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dosen Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH) Undana Deif Tunggal di Kupang, Rabu, mengatakan layanan penutupan kebocoran jantung anak menggunakan metode kateterisasi telah beroperasi di RSUD W. Z. Johannes.
âLayanan penutupan kebocoran jantung pada anak di NTT ini merupakan satu-satunya dan yang pertama di NTT,â katanya.
Dia menjelaskan kehadiran dua layanan medis tersebut memungkinkan anak-anak di NTT memperoleh penanganan penyakit jantung bawaan dan kanker langsung di Kupang tanpa harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.
Ia menjelaskan prosedur tersebut bukan operasi dengan pembedahan dada terbuka, melainkan tindakan intervensi menggunakan kateter yang dimasukkan melalui pembuluh darah di area paha pasien hingga mencapai titik kebocoran jantung.
Kateter tersebut membawa alat penutup khusus atau device berukuran kecil yang dipasang untuk menutup lubang pada jantung sesuai dengan kondisi pasien.
Sebelum pemasangan alat, tim medis melakukan evaluasi menggunakanTransesophageal Echocardiography (TEE) di bawah pembiusan total untuk memastikan ukuran dan jenis kebocoran jantung serta menentukan kelayakan tindakan.
Menurut Deif, ketepatan evaluasi tersebut sangat penting agar alat penutup yang digunakan sesuai dengan kondisi anatomi jantung pasien dan prosedur dapat dilakukan secara optimal.
Proses penanganan mulai dari pembiusan, evaluasi menggunakan TEE, hingga pemasangan alat penutup, dapat berlangsung hingga empat jam. Setelah tindakan, pasien tetap menjalani pemeriksaan dan pemantauan berkala bersama dokter spesialis jantung.
Deif mengatakan keterlibatan dokter spesialis yang juga menjadi tenaga pengajar di FKKH Undana merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat pelayanan kesehatan di daerah.
Ia menyatakan siap terus mendukung pelayanan medis tingkat lanjut di RSUD W. Z. Johannes karena keberadaan tenaga dokter spesialis sangat dibutuhkan untuk menjangkau masyarakat di wilayah kepulauan.
Selain layanan intervensi jantung anak, RSUD W. Z. Johannes Kupang juga membuka layanan Hematologi Onkologi Medik (HOM) Pediatri sejak Juli 2026 untuk menangani anak-anak dengan penyakit kanker.
Layanan yang dipimpin dosen FKKH Undana sekaligus Dokter Spesialis Anak Subspesialis Hematologi Onkologi Debora Shinta Liana, telah menangani sejumlah pasien anak dengan berbagai jenis kanker, antara lain leukemia atau kanker darah, osteosarkoma atau kanker tulang, retinoblastoma atau kanker mata, kanker nasofaring, dan tumor sel germinal.
âSejak dibuka pada Juli 2026, dalam tiga bulan pertama ini ternyata cukup banyak kasus penanganan kanker anak yang datang dan berhasil kita lakukan kemoterapi langsung di Kupang,â katanya.
Ketersediaan obat-obatan kemoterapi untuk pasien anak di RSUD W. Z. Johannes memungkinkan pasien usia balita hingga remaja menjalani rangkaian terapi di Kupang sesuai protokol pengobatan yang ditetapkan dokter.
Dengan demikian pasien yang membutuhkan terapi rutin dalam jangka panjang, bahkan hingga dua tahun sesuai jenis penyakit dan protokol pengobatannya, tidak selalu harus menjalani pengobatan di luar NTT.
Debora mengatakan tantangan yang masih dihadapi dalam penanganan kanker anak adalah keterlambatan pasien datang ke fasilitas kesehatan. Sebagian pasien baru memperoleh penanganan ketika penyakit telah berkembang ke stadium lanjut atau menyebar ke organ lain.
Menurut dia, keterlambatan tersebut antara lain berkaitan dengan keputusan keluarga untuk mencoba pengobatan alternatif, penggunaan ramuan herbal, serta kekhawatiran terhadap efek kemoterapi.
âKeluarga sering menunda berobat karena melihat kondisi fisik anaknya di awal masih tampak segar. Padahal ketika tim medis sudah memberikan arahan indikasi keganasan, waktu adalah kunci utama,â ujarnya.
- Undana dan RSUD Johannes Kupang
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.