Terobosan di Lapas Tanjungpandan: Lahan Terbengkalai Kini Jadi Tempat Budi Daya Cabai

Rabu, 21 Okt 2026, 10:51 WIB

TANJUNGPANDAN - Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengolah lahan tidur di area sarana asimilasi dan edukasi (SAE) untuk budi daya tanaman cabai.

Kepala Lapas Kelas II B Tanjungpandan, Muhammad Rolan, di Tanjungpandan, Babel, Rabu, mengatakan pemanfaatan lahan untuk tanaman cabai atau tanaman pangan yang lain sebagai langkah mendukung 15 program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Ket. Foto: Petugas lapas sedang mengawasi penggemburan lahan tidur untuk tanaman cabai di Tanjungpandan, Babel, Rabu (21/10). — Sumber: Antara foto

‎"Khususnya, dalam penguatan kemandirian pangan nasional serta pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP)," katanya.

‎Ia menjelaskan lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal kini mulai untuk budi daya cabai.

Rolan menyampaikan pemanfaatan lahan tidur ini merupakan langkah konkret untuk mengoptimalkan potensi satuan kerja sekaligus memperkuat program ketahanan pangan.

‎"Pembukaan dan pengolahan tanah di area SAE tersebut diselesaikan secara efektif dengan memanfaatkan fasilitas traktor," ujarnya.

‎Ia menegaskan keberadaan program ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak positif terhadap ketersediaan pangan, tetapi juga memberikan pembekalan nyata bagi warga binaan.

"Kami ingin setiap potensi yang ada dapat memberikan manfaat, baik dalam mendukung kemandirian pangan maupun sebagai sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan," katanya.

Menurut Rolan, kolaborasi erat dengan mitra usaha dan kelompok tani setempat menjadi kunci penting dalam menciptakan kegiatan pertanian yang produktif dan berkelanjutan bagi warga binaan.

‎"Pengalaman praktik langsung selama di lapas diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan yang berguna saat warga binaan kembali ke tengah masyarakat kelak," ujarnya.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja Lapas Kelas II B Tanjungpandan Alkok Marya mengatakan pembukaan lahan menggunakan traktor tersebut merupakan tahap awal sebelum memasuki proses penanaman.

‎"Pembukaan lahan ini menjadi langkah awal yang penting. Setelah pengolahan tanah, kegiatan akan dilanjutkan sesuai tahapan budidaya cabai, mulai dari persiapan lahan hingga penanaman, dan perawatan tanaman," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.