Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Suntik Dana Rp250 Juta, DPKP Kalsel Bagikan Bibit Gratis ke 65 Posyandu

📅 Rabu, 21 Okt 2026, 02:05 WIB | Oleh:
Suntik Dana Rp250 Juta, DPKP Kalsel Bagikan Bibit Gratis ke 65 Posyandu Doc: ANTARA/HO-DPKP Kalsel
Ket. Ketua TP Posyandu Kalsel Fathul Jannah Muhidin (kedua kiri) menyerahkan secara simbolis bantuan bibit sayuran dan tanaman obat bagi posyandu di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu.

BANJARBARU - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan Selatan menyalurkan bantuan bibit sayuran dan tanaman obat senilai Rp250 juta kepada 65 posyandu yang tersebar di 13 kabupaten/kota untuk mengoptimalkan pekarangan dan mendorong kemandirian pangan keluarga. 

Kepala Bidang Hortikultura DPKP Kalsel Amir Sahlan di Banjarbaru, Selasa (20/10), mengatakan program tersebut merupakan dukungan sektor pertanian terhadap pelayanan posyandu, khususnya dalam mendukung Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang perumahan dan permukiman.

“Sepanjang 2026 kami membantu posyandu di 13 kabupaten/kota, masing-masing lima posyandu. Bantuan yang diberikan berupa bibit tanaman sayuran dan tanaman obat,” ujarnya.

Ia menyebutkan setiap kabupaten/kota memperoleh alokasi sekitar Rp19,25 juta untuk penyediaan bibit, dengan total anggaran program mencapai Rp250 juta bagi seluruh wilayah sasaran.

Penyerahan bantuan secara simbolis telah dilakukan di Kabupaten Tabalong dan Kabupaten Kotabaru beberapa waktu lalu, selanjutnya kepada lima posyandu di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dijadwalkan pada 29 Oktober, dan seterusnya bagi kabupaten/kota lainnya dengan menyesuaikan waktu.

Amir mengatakan program tersebut mendorong kader posyandu menjadi penggerak pemanfaatan pekarangan melalui praktik budi daya yang dapat dicontoh masyarakat, dengan bibit berupa cabai, tomat, seledri, kunyit, jahe, jeruk nipis, dan tanaman lainnya.

“Kami berharap tahap awal ini kader posyandu terlebih dahulu melakukan penanaman bibit yang diberikan. Ke depannya, mereka bisa mengedukasi masyarakat agar turut menanam di pekarangan rumah masing-masing,” katanya.

Menurut dia, pemanfaatan pekarangan tidak terbatas pada halaman depan, tetapi juga mencakup lahan samping dan belakang rumah maupun area lain yang memungkinkan untuk ditanami guna mendukung pemenuhan kebutuhan pangan dan tanaman obat keluarga.

Amir berharap program tersebut berkelanjutan dan diperluas pada tahun berikutnya melalui dukungan anggaran pemerintah kabupaten/kota, sehingga posyandu dapat berperan sebagai pusat pelayanan sekaligus sarana edukasi bercocok tanam untuk meningkatkan kemandirian pangan keluarga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
DEMONSTRASI

Prancis Perpanjang Jam Malam

53 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Prancis Perpanjang Jam Malam

Alexandra Eala Akhiri Tren Buruk

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
Alexandra Eala Akhiri Tren ...
Olahraga
Bayern Versus Arsenal, Laga...
Megapolitan
Pembahasan Anggaran Jangan ...
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.