Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Batang Alokasikan Anggaran Perbaikan Infrastruktur Sebesar Rp81,9 Miliar

📅 Rabu, 21 Okt 2026, 13:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Batang Alokasikan Anggaran Perbaikan Infrastruktur Sebesar Rp81,9 Miliar Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Batang Endro Suryono.

BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengalokasikan anggaran sebesar Rp81,9 miliar untuk program pembangunan infrastruktur, seperti pada penanganan jalan, drainase, talud, trotoar, dan jembatan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Batang, Endro Suryono, di Batang, Rabu (21/10), mengatakan bahwa penataan infrastruktur 2026 sengaja dirancang terintegrasi guna memberikan dampak yang maksimal bagi kelancaran mobilitas serta perekonomian warga.

"Seluruhnya perlu direncanakan secara terpadu agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," katanya.

Anggaran sebesar Rp81,9 miliar itu antara lain akan digunakan untuk menopang ketahanan badan jalan Rp4 miliar, drainase sepanjang 5,26 kilometer sebesar Rp3,27 miliar, talud sepanjang 3,02 kilometer, penataan trotoar Rp9,78 miliar, jembatan Rp15,99 miliar, serta pelebaran sembilan jembatan dan Rp917 juta.

Kemudian, untuk alokasi perawatan berkala melalui pengadaan aspal drum dianggarkan senilai Rp1,91 miliar, serta dua paket material pemeliharaan jalan Rp1,02 miliar dan R 700,58 juta.

Di sektor pertanian, kucuran dana sebesar Rp 5,19 miliar diarahkan untuk mengairi 467,40 hektare lahan.

Anggaran ini mencakup pembangunan sembilan bendung sebesar Rp2,22 miliar, saluran irigasi sepanjang 1.422 meter sebesar Rp1,92 miliar, bangunan air pendukung Rp1,04 miliar, serta pemeliharaan irigasi dan normalisasi saluran sepanjang 8.700 meter Rp 641,08 juta.

Sedangkan untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, ia mengatakan pihaknya mengalokasikan anggaran sanitasi dan air bersih Rp1,28 miliar dan Rp1,43 miliar untuk Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik (SPALD) lembaga keagamaan di 11 lokasi, serta program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) perdesaan Rp2,04 miliar.

"Pembangunan infrastruktur dasar seperti sanitasi dan air minum perlu mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat. Target pekerjaan harus diikuti dengan kepastian lokasi penerima manfaat dan kualitas hasil pembangunan," katanya.

Endro Suryono mengatakan penentuan lokasi pekerjaan dilakukan berdasarkan evaluasi ketat di lapangan.

"Penanganan infrastruktur harus mempertimbangkan kebutuhan di lapangan mulai dari kondisi jalan, sistem drainase, hingga kelayakan jembatan. Dengan begitu, pembangunan tidak sekadar menghasilkan pekerjaan fisik, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.