Kasus Tuberkulosis di Kepulauan Seribu Melonjak! Portable X-Ray Ungkap Fakta Ini

Rabu, 21 Okt 2026, 18:05 WIB

JAKARTA - Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu menemukan sebanyak 66 kasus tuberkulosis (TB) di wilayahnya sepanjang periode 1 Januari hingga 30 September 2026. 

"Jumlah kasus tuberkulosis sepanjang 1 Januari hingga 30 September 2026 ditemukan 66 kasus,” kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu, Ghamal Ahmad Permana di Jakarta, Rabu (21/10).

Ket. Foto: Arsip foto - Pasien penderita tuberkulosis (TB) antre saat akan menjalani pemeriksaan rutin di Puskesmas Tebet, Jakarta Selatan. — Sumber: ANTARA/Dhoni Setiawan.

Jumlah itu mengalami peningkatan dibandingkan Tahun 2025 di periode yang sama dengan mencapai 55 kasus.

Menurut dia, penemuan kasus ini penting untuk memutus mata rantai penularan penyakit dan mempercepat mulainya pengobatan tuberkulosis.

Penemuan kasus ini dilakukan melalui kegiatan penjaringan kasus melalui Active Case Finding (ACF) yang lebih banyak dilaksanakan serta Kualitas Investigasi Kontak (IK) lebih meningkat.

“Serta melalui kegiatan pemeriksaan skrining paru menggunakan portable Xray," kata Ghamal.

Pihaknya juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penyebaran penyakit tuberkulosis.

“Rutin melakukan investigasi kontak dan pemberian terapi pencegahan tuberkulosis,” ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga rutin melakukan skrining pemeriksaan terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG), pemeriksaan diabetes melitus, pemeriksaan gizi hingga pemeriksaan x ray.

“Kami juga membentuk Kampung Siaga Tuberkulosis dan melakukan kolaborasi lintas sektoral memastikan informasi ini sampai ke masyarakat,” kata Ghamal.

  • tuberkulosis kepulauan seribu
  • tbc kepulauan seribu
  • sudin kesehatan kepulauan seribu
  • skrining tbc

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.