Perkuat Eksosistem Haji, Danantara Akuisisi Lahan 4,4 Hektare di Makkah

Selasa, 20 Okt 2026, 14:15 WIB

JAKARTA - Danantara Indonesia melalui holding investasinya, PT Danantara Investment Management (DIM), mengumumkan penyelesaian akuisisi bidang lahan seluas 4,4 hektare (ha) di kawasan Thakher Makkah, Arab Saudi, pada Minggu (18/10), sebagai upaya memperkuat ekosistem layanan haji dan umrah.

Transaksi tersebut menandai kehadiran investasi jangka panjang Danantara di sektor perhotelan Makkah, sekaligus menjadi landasan bagi pengembangan ekosistem akomodasi dan layanan terpadu bagi jamaah haji dan umrah.

Ket. Foto: Jamaah haji dari berbagai negara berjalan di Masjidil haram di mekkah, Arab Saudi. — Sumber: Antara

"Inisiatif ini memadukan aset yang telah beroperasi dengan lahan yang memberikan ruang bagi kami untuk berekspansi dalam jangka panjang, seiring dengan terus berkembangnya ekosistem haji dan umrah,” ujar Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (20/10).

Pada saat sama, Pandu melihat platform tersebut sebagai peluang untuk memperkenalkan budaya, pelayanan, serta kuliner Indonesia di panggung global.

“Kami akan menjalankan tahapan selanjutnya secara terukur, dengan berpedoman pada kelayakan komersial, ketentuan regulasi, dan tata kelola yang penuh kehati-hatian, untuk menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan,” ujar Pandu.

Adapun, akuisisi yang telah diselesaikan mencakup sebuah hotel yakni Novotel Thakher Makkah yang telah beroperasi dengan 1.461 kamar dan suite, yang diakuisisi dan diserahterimakan pada 11 Agustus 2026, serta lahan seluas 4,4 hektare yang akuisisinya diselesaikan pada 18 Oktober 2026.

Rangkaian transaksi merupakan tindak lanjut dari kesepakatan strategis yang diumumkan oleh Danantara dan Thakher Development Company pada 14 Desember 2025.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani mengatakan pencapaian tersebut merupakan langkah nyata dalam membangun platform investasi perhotelan jangka panjang di Arab Saudi.

“Fokus kami adalah mengelola aset-aset ini dengan disiplin investasi yang ketat, sekaligus mengembangkan ekosistem terpadu yang meningkatkan kualitas akomodasi dan layanan bagi jemaah dari Indonesia maupun berbagai negara lainnya,” ujar Rosan.

Lebih dari itu, ia mengatakan momentum tersebut menandai awal dari kemitraan ekonomi yang semakin erat antara Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi.

“Kami akan terus memperdalam kerja sama bilateral dengan menjajaki berbagai peluang di Madinah dan sektor-sektor strategis lainnya di luar sektor properti yang memberikan manfaat bagi kedua negara," ujar Rosan.

  • Kampung Haji Indonesia

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.