Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menyerap Aspirasi Santri Lewat Program Rembug Santri

📅 Selasa, 20 Okt 2026, 23:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menyerap Aspirasi Santri Lewat Program Rembug Santri Doc: Antara
Ket. Kegiatan forum Rembug Santri di Pelinggihan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Jawa Timur. Selasa (20/10/2026).

Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menyerap aspirasi dari kalangan santri melalui forum bertajuk "Rembug Santri" sebagai upaya menghadirkan program pembangunan yang inklusif dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam setiap pengambilan kebijakan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan bahwa forum itu menjadi wadah bagi para santri untuk menyampaikan gagasan, kebutuhan, serta harapan mereka secara langsung kepada pemerintah daerah setempat, sebagai bahan penyusunan kebijakan dan program pembangunan.

"Kami melihat selama ini belum banyak santri yang mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensi secara luas, jumlah santri yang mampu meniti karier di bidang strategis juga masih terbatas, lewat forum ini kami berikan ruang kepada para santri untuk mengungkapkan uneg-uneg, serta harapan mereka, sehingga pemerintah daerah tahu apa yang sebenarnya menjadi kendala untuk kemudian carikan solusinya," ujarnya dalam kegiatan forum tersebut di Pelinggihan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Selasa.

Ia berharap forum yang baru pertama kali digelar ini mampu menjembatani aspirasi santri dan para pemangku kepentingan, sekaligus mendorong lahirnya langkah konkret untuk memperluas kesempatan berkarir dan mengembangkan diri secara luas bagi lulusan pesantren.

"Dalam setiap pengambilan kebijakan, pemkab selalu melibatkan seluruh elemen masyarakat, sehingga berbagai program pembangunan yang digulirkan daerah bisa menjawab kebutuhan warga," kata Bupati Ipuk.

Sebanyak 50 santri dari 15 pondok pesantren di Banyuwangi mengikuti forum tersebut, dan mereka berdiskusi tentang sejumlah isu sosial, mulai fenomena sound horeg dan bahaya narkoba, perundungan dan kekerasan dalam pondok pesantren, serta harapan tentang sosok santri ideal di masa depan.

Selain Rembug Santri, setiap tahun Pemkab Banyuwangi juga rutin menjaring aspirasi warga lewat forum Rembug Lansia, Rembug Anak, Rembug Disabilitas, serta Rembug Perempuan.

"Semua rekomendasi yang muncul dalam forum ini akan menjadi atensi dan bahan pertimbangan kami dalam pengambilan kebijakan daerah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Luar Negeri
Italia Kerahkan 500 Tentara...
Nasional
Rumah Dinas Bupati Klaten D...
Daerah
Kasus Penipuan Umrah Terbon...
Megapolitan
Posbankum Taman Sari Jadi B...
Rona
Pendekatan Orang Tua untuk ...
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.