Mati Suri Sejak 2019, John Herdman Kegirangan Liga Putri Indonesia Akhirnya Bangkit

Senin, 19 Okt 2026, 01:28 WIB

JAKARTA - Pelatih Kepala Timnas Indonesia John Herdman mengaku gembira atas bergulirnya kembali Liga Putri Indonesia (Indonesia Women's League) yang sempat terhenti sejak 2019. 

Pernyataan itu disampaikan Herdman saat menyaksikan langsung upacara pembukaan Liga Putri Indonesia musim ini yang melibatkan Persija Jakarta Women melawan FC Bekasi City Women di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18/10).

Ket. Foto: Pesepak bola Persija Jakarta Women Kikka Putri Ramadani (kiri) berebut bola dengan pesepak bola FC Bekasi City Women Mesa Miamour Juana (kanan) dalam pertandingan Liga Wanita Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu (18/10/2026). Persija Jakarta Women bermain imbang 1-1 melawan FC Bekasi City Women. x — Sumber: ANTARA/BAYU PRATAMA S

“Ini malam yang besar untuk menyaksikan pertandingan perdana sekaligus menjadi bagian dari perayaan. Saya pernah melihat liga sepak bola putri di Kanada dan Selandia Baru dimulai, dan melihat hal serupa malam ini merupakan sesuatu yang menggembirakan,” ujar Herdman.

Herdman bukan sosok baru dalam sepak bola putri karena dia pernah melatih tim nasional putri Selandia Baru dan Kanada. Saat bersama Selandia Baru, dia mengantarkan negara tersebut tampil dalam Piala Dunia Putri 2007 dan 2011, serta Olimpiade Musim Panas 2008.

Sementara bersama Kanada, Herdman membawa tim itu meraih medali emas dalam Pesta Olahraga Pan Amerika 2011, serta dua medali perunggu dalam Olimpiade 2012 dan 2016.

"Saya rasa, karena saya telah terlibat dalam sepak bola putri selama sebagian besar karier saya, saya bisa melihat kualitas yang ditampilkan di lapangan. Kualitas itu akan terus berkembang seiring waktu," kata pelatih yang baru saja mengantarkan Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 tersebut.

Liga Putri Indonesia musim ini diikuti oleh enam tim, yaitu Garudayaksa FC, Persita, Persikad, Dewa United Banten FC, Persija Jakarta, dan FC Bekasi City.

Format kompetisi menggunakan triple round robin, di mana setiap klub bertemu satu sama lain sebanyak tiga kali. Kompetisi ini direncanakan bergulir hingga 30 Januari 2027 dari fase reguler, semifinal, hingga pada perebutan tempat ketiga dan laga puncak.

Terkait harapan, Herdman bahkan melangkah lebih jauh hingga ke ranah pribadi saat dia membayangkan anak perempuannya bisa merasakan sengitnya persaingan sepak bola putri di Indonesia.

“Saya memiliki seorang putri. Saya berharap suatu hari nanti dia bisa datang dan bermain di Indonesia,” tutur dia.

  • timnas putri indonesia
  • john herdman
  • liga putri indonesia
  • indonesia womens league

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.