Bupati Manggarai Prioritaskan Pembangunan Rumah Tahan Gempa bagi Lansia

Senin, 19 Okt 2026, 00:35 WIB

MANGGARAI - Pemerintah Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) memprioritaskan pembangunan kembali rumah warga lanjut usia (lansia) yang hancur terdampak gempa bumi menggunakan konsep bangunan tahan gempa. 

“Gempa Agustus 2026 lalu menghancurkan rumah-rumah mereka, sementara warga lansia itu sudah tidak punya kemampuan lagi untuk bekerja mencari uang untuk membangun kembali rumah mereka,” kata Bupati Manggarai Herybertus Nabit saat ditemui di Posko Tanggap Darurat Kabupaten Manggarai, Ruteng, Minggu (18/10) malam.

Ket. Foto: Bupati Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT) Herybertus Nabit memberikan keterangan di Posko Tanggap Darurat Kabupaten Manggarai, Ruteng, Minggu malam (18/10/2026). — Sumber: ANTARA/Aditya Pradana Putra

Akibat situasi itu, menurut Bupati, psikologis para warga lansia paling terdampak.

“Membangun rumah mereka kembali berarti menumbuhkan harapan untuk melanjutkan kehidupan mereka,” kata Herybertus.

Nantinya pembangunan kembali rumah-rumah warga akan dilakukan dengan konsep rumah tahan gempa.

“Sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Nusa Cendana dan ITN Malang telah membantu kami dalam memberikan modul konsep rumah tahan gempa,” katanya.

Tak hanya pada rumah-rumah warga lansia yang akan direkonstruksi, nantinya bangunan-bangunan lain baik yang direkonstruksi maupun yang akan dibangun di masa mendatang juga akan dibangun dengan konsep tahan gempa.

Sementara itu, berdasarkan data Pemkab Manggarai hingga 18 Oktober 2026, sebanyak 34.622 rumah terdampak gempa bumi Agustus 2026.

“Sejumlah 2.220 rumah atau sekitar enam persen mengalami rusak berat dan 6.129 mengalami rusak sedang,” dia merinci.

Selain itu, sebanyak 1.301 warga masih mengungsi di 17 posko dan 7.091 warga mengungsi mandiri dengan mendirikan tenda sendiri di dekat rumah mereka.

Dari jumlah tersebut, Pemkab mendata sebanyak 1.054 jiwa termasuk ke dalam kelompok rentan.

“Di antaranya 335 anak-anak, 265 warga lansia, 267 balita, dan 55 warga dengan disabilitas,” kata Bupati Herybertus Nabit.

  • gempa manggarai
  • bupati manggarai
  • rumah tahan gempa
  • pengungsi gempa manggarai

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.