Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Usai Memecat Pelatih Kepala, Manajemen PSIM Berburu Secepatnya Pelatih Baru

📅 Minggu, 18 Okt 2026, 13:08 WIB | Oleh:
Usai Memecat Pelatih Kepala, Manajemen PSIM Berburu Secepatnya Pelatih Baru Doc: ist
Ket. manajemen psim memecat pelatih

YOGYAKARTA – Lima kali laga awal Liga Super tanpa pernah menang dan malah empat kali kalah beruntun, membuat manajemen PSIM Yogyakarta akhirnya memecat sang pelatih kepala Jean Paul Van Gastel. Pemecatan itu disampaikan Direktur Utama PSIM, Yuliana Tasno, di Balai Kota Yogyakarta.

Konferensi pers di Grha Pandawa, Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Sabtu (17/10). Pelatih yang didatangkan dari Belanda tersebut tak mampu memperbaiki performa PSIM, bahkan mengalami kekalahan telah 0-4 dari Persija Jakarta.

Pemecatan pelatih berkebangsaan Belanda tersebut diambil manajemen untuk menjaga stabilitas dan keberlangsungan klub Laskar Mataram agar tetap setidaknya bertahan di Liga Super, jangan sampai turun lagi ke liga dua.

Saat ini, PSIM berada di zona degradasi hanya dengan satu poin dan berada di peringkat 16 klasemen sementara Super League 2026/2027.


Yuliana dan PSIM memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Coach Van Gastel. “Kami sudah menunjuk caretaker untuk sementara menggantikan posisi head coach dalam beberapa pertandingan ke depan," ujar Liana Tasno.

Meskipun memutus kontrak Van Gastel, manajemen PSIM tetap mempertahankan jajaran tim pendukungnya, seperti pelatih fisik dan pelatih kiper. Langkah ini dilakukan guna mengawal kesiapan pemain dalam beberapa laga mendatang sembari manajemen terus melakukan evaluasi.

Terkait sosok pelatih kepala definitif, Liana belum membeberkan nama calon pengganti. Namun, dia menegaskan manajemen berpacu dengan batas waktu regulasi kompetisi untuk mendapatkan pelatih baru.


Satu-satunya poin diraih ketika bermain imbang 1-1 melawan Persita Tangerang dalam pertandingan pembuka Super League.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Daerah
Kasus Sabu di Karawana, Pol...
Megapolitan
Wali Kota dan Wakil Wali Ko...
Nasional
Menbud: Kebun Raya Bogor Ja...
Daerah
Polres Aceh Barat Tangkap P...
Advertisement
Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah. Prancis di Ambang Kehancuran?

Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah. Prancis di Ambang Kehancuran?

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.