Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Unej Siapkan Warga Desa Besuki Situbondo Hadapi Banjir Pantura

📅 Minggu, 18 Okt 2026, 16:20 WIB | Oleh:
Unej Siapkan Warga Desa Besuki Situbondo Hadapi Banjir Pantura Doc: Istimewa
Ket. Desa Besuki dipilih berdasarkan kajian Living Lab Bestari Saintek terhadap 20 desa di kawasan DAS Lobawang, Jumain, dan Sletreng.

UNEJ Siapkan Warga Desa Besuki Situbondo Hadapi Banjir Pantura

SITUBONDO – Universitas Jember (UNEJ) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo memperkuat kesiapsiagaan warga Desa Besuki, Kecamatan Besuki, dalam menghadapi ancaman banjir di jalur Pantai Utara (Pantura). Upaya ini dilakukan melalui pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) dalam Program Bestari Saintek Kemendiktisaintek-LPDP.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Besuki tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat, mulai dari kesiapan melakukan evakuasi hingga koordinasi antarunsur ketika banjir terjadi.

Keseriusan program ini terlihat dalam simulasi evakuasi korban bencana. Camat Besuki, Yakub, bahkan turut berperan sebagai korban dan ditandu oleh peserta simulasi. Latihan tersebut menjadi sarana bagi warga untuk memahami prosedur evakuasi sekaligus menguji kesiapan menghadapi kondisi darurat.

Ketua Program Bestari Saintek UNEJ, Ihsannudin, mengatakan Desa Besuki dipilih sebagai lokasi pembentukan Destana berdasarkan hasil kajian ilmiah melalui Living Lab Bestari Saintek. Kajian tersebut dilakukan terhadap 20 desa di kawasan daerah aliran sungai (DAS) Lobawang, Jumain, dan Sletreng.

Menurutnya, pemilihan lokasi berdasarkan kajian tersebut menjadi bagian penting agar program pengurangan risiko bencana sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.

Ancaman banjir di Besuki bukan tanpa alasan. Banjir yang terjadi pada 5 Maret lalu menjadi salah satu kejadian terbesar yang dirasakan masyarakat setempat. Air dilaporkan datang dari arah Selamatan dan wilayah Sumbermalang.

“Banjir pada 5 Maret merupakan kejadian terbesar yang kami alami. Air datang dari arah Selamatan dan wilayah Sumbermalang. Harapan kami, pada 2027 tidak ada lagi banjir,” ujar Yakub.

Dampak banjir tersebut juga meluas hingga mengganggu akses transportasi di jalur Pantura yang menghubungkan Pulau Jawa dengan wilayah Indonesia bagian timur. Kondisi ini memperlihatkan pentingnya kesiapan masyarakat dan pemerintah dalam mengantisipasi bencana yang berpotensi menghambat aktivitas ekonomi maupun mobilitas warga.

Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Timbul Surjanto, mengingatkan agar fasilitas berupa rute evakuasi dan bantuan yang diberikan pemerintah maupun Program Bestari Saintek UNEJ dijaga serta dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapan desa dalam menghadapi ancaman bencana.

Sementara itu, Kepala Desa Besuki, Husamah Bahres, menyatakan pemerintah desa siap mendukung pembentukan Destana. Menurutnya, pengalaman warga menghadapi bencana menjadi alasan penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan di tingkat desa.

“Kami warga Desa Besuki sudah merasakan tidak enaknya terjadi bencana,” kata Bahres.

Ihsannudin menjelaskan, pembentukan Destana merupakan bagian dari pendekatan terpadu untuk mengurangi risiko bencana. Selain memperkuat kelembagaan dan kesiapan masyarakat, program ini mencakup intervensi teknis melalui pembangunan infrastruktur abu-abu (grey infrastructure) dan infrastruktur hijau (green infrastructure).

Program tersebut juga meliputi intervensi sosial melalui pembentukan Destana serta dukungan penyusunan draf Rencana Kontingensi sebagai pedoman dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Prancis Membara, 1.800 Oran...
Luar Negeri
Helikopter Pengintai Arab S...
Advertisement
Prancis Bosah-baseh, Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah

Prancis Bosah-baseh, Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.