Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rest Area Pertama Tol Cisumdawu Siap Dibuka Fungsional Saat Nataru, Progres Sudah 66,92 Persen

📅 Minggu, 18 Okt 2026, 14:32 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Rest Area Pertama Tol Cisumdawu Siap Dibuka Fungsional Saat Nataru, Progres Sudah 66,92 Persen Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tengah menyelesaikan pembangunan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area pertama di tol tersebut, yang ditargetkan bisa difungsionalkan saat libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru)

JAKARTA- Pengguna Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) akhirnya tak perlu lagi khawatir kehabisan tempat istirahat. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tengah menyelesaikan pembangunan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area pertama di tol tersebut, yang ditargetkan bisa difungsionalkan saat libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).

Rest area kembar itu berada di KM 203+800 Jalur A dan B. Kehadirannya diharapkan melengkapi layanan perjalanan sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berkendara di Tol Cisumdawu.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan jalan tol tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur transportasi, tetapi juga menjadi instrumen pemerataan pembangunan wilayah dan penguatan ekonomi daerah.

"Pembangunan jalan tol tidak hanya tentang memperlancar perjalanan dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga bagaimana infrastruktur tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah. Karena itu, fasilitas pendukung seperti tempat istirahat dan pelayanan perlu disiapkan dengan baik agar pengguna jalan mendapatkan pelayanan yang memadai," kata Menteri Dody di Jakarta, Minggu (18/10).

Pada tahap fungsional saat Nataru, aspek utama yang dipastikan adalah kesiapan akses masuk dan keluar serta area parkir yang aman dan nyaman bagi kendaraan. Sementara pelayanan dasar bagi pengguna jalan dapat disediakan secara sementara sesuai kebutuhan dan kesiapan di lapangan, antara lain melalui toilet portabel, minimarket bergerak (mobile store) menggunakan truk, serta area UMKM. Fasilitas pendukung lainnya dapat berupa SPBU modular untuk rest area tipe A dan musala sementara menggunakan tenda.

Penyediaan fasilitas tersebut ditujukan agar pengguna jalan tetap dapat beristirahat dan memenuhi kebutuhan dasar perjalanan meskipun pembangunan rest area secara permanen masih berlangsung.

Jika sudah beroperasi penuh, Rest Area Kembar Cisumdawu direncanakan dilengkapi dengan area parkir, SPBU, masjid, toilet, minimarket, serta area UMKM dan kuliner. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memungkinkan pengguna jalan beristirahat, beribadah, mengisi bahan bakar, maupun memenuhi kebutuhan perjalanan tanpa harus keluar dari jalur tol. Area UMKM dan kuliner juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk menjangkau pengguna jalan tol dan mengembangkan kegiatan ekonomi.

Berdasarkan data progres per 11 Oktober 2026, pembangunan Rest Area Cisumdawu telah mencapai 66,92 persen, dengan luas lahan TIP Jalur A sebesar 10 hektare dan Jalur B sebesar 9,5 hektare. Pekerjaan konstruksi terus berlangsung pada sejumlah bagian, di antaranya penataan jalan dan area parkir hingga pembangunan gedung serta fasilitas pendukung.

Sejumlah pekerjaan pendukung juga tengah dipercepat, termasuk penggalian area shuttle bus, pengecoran beton kaku (rigid pavement) untuk kendaraan kecil dan jalur kendaraan besar, pemadatan, pemasangan batu, serta pembangunan akses dan jalur keluar (off-ramp) menuju SPBU.

Secara keseluruhan, pembangunan Rest Area Kembar Cisumdawu direncanakan selesai pada tahun 2027. Dengan hadirnya fasilitas ini, Kementerian PU berharap kualitas pelayanan Tol Cisumdawu semakin meningkat, tidak hanya melalui konektivitas yang lebih baik, tetapi juga melalui tersedianya tempat istirahat yang mendukung perjalanan masyarakat sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi wilayah di sekitarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak

WN Malaysia Diminta Tunda Traveling ke Prancis di Tengah Demonstrasi

23 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
WN Malaysia Diminta Tunda T...
Nasional
Bank Indonesia Dukung Penge...
Daerah
Pawai Budaya Hari Jadi Kota...
Advertisement
Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah. Prancis di Ambang Kehancuran?

Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah. Prancis di Ambang Kehancuran?

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.