Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peternak Ayam di Temanggung Merasa Tertolong dengan Bantuan Jagung SPHP

📅 Minggu, 18 Okt 2026, 13:00 WIB | Oleh:
Peternak Ayam di Temanggung Merasa Tertolong dengan Bantuan Jagung SPHP Doc: antara foto
Ket. Jagung SPHP

TEMANGGUNG - Bantuan jagung melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari pemerintah turut menjaga keberlangsungan usaha peternakan ayam petelur di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah (Jateng).

Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Temanggung Wisnu Widoyoko di Temanggung, Jateng, Minggu (18/10), mengatakan pihaknya tengah menyiapkan usulan penyaluran bantuan jagung SPHP tahap III.

Pada tahap III, jumlah calon penerima yang diusulkan mencapai 399 peternak, termasuk peternak yang belum terjangkau pada penyaluran tahap I dan II.

Ia menjelaskan usulan tersebut disusun untuk memperluas cakupan penerimaan bantuan sehingga lebih banyak peternak dapat memanfaatkan program stabilisasi pasokan dan harga pangan tersebut.

"Untuk tahap ketiga ini mengusulkan berupa peternak yang sudah diusulkan pada tahap satu dan dua, ditambah lagi usulan baru yang belum ter-cover di tahap satu dan dua. Sehingga, kemarin kami mengusulkan di Temanggung, di tahap satu 277 peternak, di tahap dua 74 peternak, dan tahap tiga ada 48 peternak yang kita usulkan," katanya.

Ia menyampaikan melalui program bantuan jagung SPHP, pemerintah diharapkan dapat membantu peternak mengendalikan diri biasa produksi, menjaga keberlanjutan usaha, serta mendukung stabilitas produksi telur di tengah fluktuasi harga dan pasokan bahan baku pakan.

Jagung yang disalurkan dengan harga Rp5.000 per kilogram tersebut diharapkan mampu menekan biaya pakan di tengah kenaikan harga bahan baku dan terbatasnya pasokan jagung lokal.

Sebanyak 5.882 ton jagung telah disalurkan kepada 531 peternak ayam peteluar di Kabupaten Temanggung pada penyaluran tahap I dan II melalui program SPHP.

Seorang peternak ayam petelur Sarmedianto warga Desa Gentan, Kecamatan Kranggan, mengatakan, peternak dengan populasi 1.000 ekor ayam mendapatkan alokasi bantuan sebanyak 1,8 ton jagung, untuk memenuhi kebutuhan pakan selama satu bulan.

Menurut dia, bantuan jagung tersebut membantu peternak dalam menekan biaya produksi, terutama di tengah mahalnya harga pakan dan terbatas pasokan jagung lokal akibat gagal panen.

"Sangat membantu peternak, karena dengan adanya bantuan ini peternak bisa sedikit lebih memperpanjang umur. Karena kondisi memang pakan mahal dan jagung lokal banyak gagal panen. Karena ini musim kemarau berkepanjangan, jadi banyak yang beralih ke pakan lain. Dengan adanya bantuan seperti ini, kita sangat terbantu sekali," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Wali Kota Bogor Dorong Sisw...

Wali Kota Bogor Raih Metropolitan Award 2026

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Raih Metrop...
Daerah
PT KAI Daop 7 Madiun Perbai...
Nasional
Kasus Korupsi BNPB, Yusril ...
Advertisement
Dampak Karhutla, Gangguan Penerbangan Meluas hingga Sulawesi dan Sumatera Bagian Utara

Dampak Karhutla, Gangguan Penerbangan Meluas hingga Sulawesi dan Sumatera Bagian Utara

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.