Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menko PM Ungkap Sekolah Rakyat Jadi Jalan Memutus Kemiskinan

📅 Minggu, 18 Okt 2026, 15:30 WIB | Oleh:
Menko PM Ungkap Sekolah Rakyat Jadi Jalan Memutus Kemiskinan Doc: Humas Kemenko PM
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, menegaskan Sekolah Rakyat menjadi strategi memutus rantai kemiskinan. Program ini meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak keluarga kurang mampu.

Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini menyasar masyarakat yang selama ini belum terjangkau layanan pendidikan secara optimal.

“Sekolah Rakyat sejak awal dirancang untuk menjangkau masyarakat miskin. Terutama kelompok yang belum tersentuh kebijakan pemerintah,” kata Muhaimin dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (18/10).

Diungkapkan, hingga 2026, hampir 15 ribu siswa mengikuti pendidikan berasrama melalui program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah. Muhaimin mengatakan program ini memberikan kesempatan setara bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga.

“Keberhasilan Sekolah Rakyat harus menjamin masa depan lulusan melalui kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Lulusan juga perlu mendapat akses dunia kerja sesuai keterampilan dan potensi yang dimiliki,” ucap Muhaimin.

Muhaimin menegaskan pendidikan berperan penting dalam pemberdayaan masyarakat agar generasi muda mandiri dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi. Muhaimin mendorong pengelolaan anggaran negara berorientasi pada peningkatan kapasitas serta kemandirian masyarakat secara berkelanjutan.

“Setiap rupiah APBN harus mendorong pemberdayaan masyarakat agar anggaran lebih efektif dan membawa kemakmuran. Setiap rupiah harus mendukung kemajuan bangsa,” ujar Muhaimin.

Muhaimin menilai pengentasan kemiskinan membutuhkan sinergi kebijakan pendidikan, perlindungan sosial, peningkatan keterampilan, dan perluasan akses ekonomi masyarakat. Pendekatan terpadu diharapkan mendorong kemandirian masyarakat secara berkelanjutan, bukan sekadar memenuhi kebutuhan jangka pendek.

Muhaimin mengapresiasi jurnalis penerima Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026 atas kontribusinya mengangkat kisah inspiratif program pemerintah. Ia menilai media berperan penting menyebarluaskan informasi Sekolah Rakyat kepada masyarakat luas.

“Selamat kepada seluruh penerima Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026, mari terus gaungkan inspirasi program ini. Semoga seluruh bangsa turut mendukung program yang diharapkan membawa kemajuan bagi masyarakat,” kata Muhaimin. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Pemkab Bekasi Kebut Pekerja...
Megapolitan
BPBD: 253 Unit Rumah Rusak ...
Nasional
Menko PM Ungkap Sekolah Rak...
Advertisement
Prancis Bosah-baseh, Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah

Prancis Bosah-baseh, Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.