Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepala BKSDA: Petugas Masih Terus Memantau Titik Api di Pegunungan Argopuro

📅 Minggu, 18 Okt 2026, 14:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kepala BKSDA: Petugas Masih Terus Memantau Titik Api di Pegunungan Argopuro Doc: ANTARA
Ket. Karhutla di Pegunungan Argopuro yang terus dipantau petugas BKSDA pada Kamis (15/10/2026).

JEMBER – Kepala bidang Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Jember, Purwantono, mengatakan petugas masih terus memantau titik api di Pegunungan Argopuro dan titik-titik api terlihat di sejumlah bagian Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang.

"Awalnya hanya terlihat sejumlah hotspot berkategori medium yang terkirim dari satelit. Untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, petugas harus mendekatinya dengan berjalan kaki melalui jalur Taman Kursi menuju sisi timur Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang," katanya saat dikonfirmasi per telepon di Jember, Minggu (18/10).

Pada Rabu (14/10) sore pemantauan langsung menemukan empat titik api di lereng Gunung Gundil dan lereng timur Gunung Kerincing. Namun medan Argopuro tidak mudah, sehingga setiap pergerakan tim harus mempertimbangkan kondisi api, akses, cuaca, dan tentu saja keselamatan personel.

"Pada Kamis (15/10) malam, dari sisi timur tim lapangan melaporkan banyak titik api yang dapat diamati langsung. Dari Cikasur, api juga terlihat di bagian tengah dan barat kawasan. Dua lokasi mendapat perhatian lebih, Gunung Semen dan Gunung Pandu, karena posisi titik api relatif dekat dengan Savana Cikasur," tuturnya.

Menurut dia, situasi itu membuat Posko Pengendalian Kebakaran Hutan mengambil keputusan penting yakni tim di Cikasur harus bergeser menuju Mata Air 2 yang dinilai lebih aman.

"Hal itu bukan meninggalkan pekerjaan, namun keselamatan manusia harus tetap berada diutamakan saat arah dan perkembangan api semakin tidak pasti," katanya.

Ia menegaskan bahwa upaya pengendalian kebakaran harus berjalan tanpa mengabaikan keselamatan petugas dan persoalannya bukan lagi sekadar bagaimana mendekati api, tetapi bagaimana memastikan petugas tidak terjebak oleh perubahan situasi yang cepat di gunung.

“Api bisa berubah cepat mengikuti angin, vegetasi, dan medan. Ketika kondisi di sekitar Cikasur mulai berisiko, kami memilih menggeser tim ke lokasi yang lebih aman. Pemadaman penting, tetapi keselamatan personel tetap menjadi batas yang tidak boleh dilampaui,” katanya.

Hingga Minggu pagi masih terpantau titik api di Pegunungan Argopuro dan petugas melakukan pemadaman di medan yang bisa dijangkau dengan membuat sekat api atau ilaran dan tetap memperhatikan keselamatan dalam bertugas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Pemkab Bekasi Kebut Pekerja...
Megapolitan
BPBD: 253 Unit Rumah Rusak ...
Nasional
Menko PM Ungkap Sekolah Rak...
Advertisement
Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah. Prancis di Ambang Kehancuran?

Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah. Prancis di Ambang Kehancuran?

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.