Kapolres Probolinggo Kota Kunjungi Rumah Sefriel Ardiansyah, Korban Karhutla Bromo.
📅 Minggu, 18 Okt 2026, 04:23 WIB | Oleh: Yebdi TrismarKapolres Probolinggo Kota AKBP Lucky Permana Putra takziah ke rumah korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Gunung Bromo, Sefriel Ardiansyah di Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Sabtu.
"Atas nama pribadi, institusi, dan seluruh rombongan yang hadir, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum Sefriel Ardiansyah. Kami memahami kehilangan itu menjadi duka yang berat bagi keluarga,” katanya di Kota Probolinggo.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres bersama Wakapolres Kompol Wiwin Rusly dan para pejabat utama, mengikuti pembacaan tahlil dan surat Yasin untuk mendoakan almarhum, serta sekaligus memberikan tali asih kepada keluarga korban yang ditinggalkan.
"Almarhum dikenal sebagai sosok yang ramah, baik hati, dan suka menolong. Hal tersebut juga disampaikan oleh pengurus dan atlet panjat tebing Kota Probolinggo yang mengenal almarhum," tuturnya.
Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan tersebut, sehingga pihaknya juga mengajak seluruh pihak yang hadir untuk terus mendoakan almarhum.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Mari kita bersama-sama mendoakan almarhum, karena doa menjadi salah satu hal terbaik yang dapat kita berikan untuk beliau,” katanya.
Sementara ayah kandung almarhum, Lutfi menyampaikan terima kasih atas kehadiran Kapolres Probolinggo Kota beserta rombongan karena perhatian dan doa yang diberikan menjadi dukungan tersendiri bagi keluarga yang tengah berduka.
“Kehadiran Bapak Kapolres bersama rombongan menjadi kekuatan dan pelipur lara yang sangat berarti bagi kami. Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas perhatian, simpati, dan doa yang diberikan,” kata Lutfi.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan almarhum semasa hidupnya. Dia berharap seluruh pihak dapat memaafkan apabila terdapat ucapan maupun perbuatan almarhum yang kurang berkenan.
Sebelumnya, empat orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka bakar saat terjebak memadamkan karhutla di Gunung Bromo yang merupakan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) pada Kamis (15/10).
Empat korban yang meninggal dunia yakni Sukaris dan Hendra yang merupakan petugas TNBTS, sedangkan dua korban lainnya merupakan relawan yakni Sefril dan Wisnu. Korban selamat yang kini dirawat intensif di RSUD dr Soetomo yakni petugas TNBTS bernama Munawi dan Suraji.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!