Helikopter Pengintai Arab Saudi Jatuh, Dua Perwira Tewas di Tengah Memanasnya Konflik

Minggu, 18 Okt 2026, 16:30 WIB

NAJRAN – Sebuah helikopter pengintai AH-6i milik Kementerian Garda Nasional Arab Saudi jatuh di wilayah Najran pada Minggu (18/10). Insiden yang diduga dipicu kerusakan teknis itu menewaskan dua awak helikopter yang seluruhnya merupakan perwira.

Juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi, Mayor Jenderal Turki al-Malki, menyampaikan informasi tersebut melalui pernyataan yang diunggah di media sosial X. Ia menegaskan bahwa helikopter yang mengalami kecelakaan itu merupakan milik Kementerian Garda Nasional Saudi.

Ket. Foto: Penyebab jatuhnya helikopter AH-6i di Najran dalam pernyataan yang dikutip masih dikaitkan dengan kerusakan teknis. — Sumber: Istimewa

Insiden ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan tersebut, termasuk saling klaim terkait serangan udara dan operasi militer yang melibatkan kelompok Houthi di Yaman.

Dalam perkembangan terpisah, al-Malki membantah pernyataan juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, yang mengklaim kelompoknya telah menembak jatuh sebuah helikopter Apache milik Arab Saudi di sekitar Najran.

Menanggapi klaim tersebut, al-Malki mengunggah foto sejumlah helikopter Apache yang berjejer. Ia menyampaikan sindiran kepada pihak Houthi dan menyebut helikopter yang dimaksud akan segera memasuki medan perang.

Pernyataan itu menjadi bagian dari perang pernyataan antara kedua pihak di tengah situasi keamanan yang masih menjadi perhatian di perbatasan Saudi-Yaman.

Di sisi lain, koalisi pimpinan Saudi juga mengumumkan keberhasilan menghancurkan sebuah drone di wilayah Riyadh dan Provinsi Timur. Selain itu, koalisi menyatakan telah mencegat serta menghancurkan dua rudal balistik yang diluncurkan kelompok Houthi menuju Khamis Mushait.

Rangkaian insiden tersebut menunjukkan bahwa ancaman serangan menggunakan drone dan rudal masih menjadi perhatian serius bagi otoritas keamanan Arab Saudi.

Meski demikian, penyebab jatuhnya helikopter AH-6i di Najran dalam pernyataan yang dikutip masih dikaitkan dengan kerusakan teknis. Tidak ada keterangan dalam laporan tersebut yang menghubungkan kecelakaan helikopter itu dengan klaim penembakan oleh kelompok Houthi.

Hingga informasi tersebut disampaikan, dua perwira yang menjadi awak helikopter dipastikan tewas. Sementara itu, perkembangan lebih lanjut mengenai penyelidikan penyebab kecelakaan tersebut belum dijelaskan dalam laporan yang tersedia.

  • Konflik Houthi - Arab Saudi

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.