Gebrakan Pariwisata Jawa Tengah! Tiga Destinasi Ikonik Ini Disiapkan dalam Satu Kawasan
Minggu, 18 Okt 2026, 00:43 WIBSEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengembangkan konsep aglomerasi wisata Borobudur-Kopeng-Rawa Pening (Bokor) untuk memperluas daya tarik pariwisata di wilayah tersebut.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng Sumarno, di Semarang, Sabtu, mengatakan bahwa salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pengembangan "sport tourism" atau wisata olahraga,
"Seperti Rawapening Run Heritage yang memadukan aktivitas lari dengan pengalaman menikmati alam dan sejarah Ambarawa," katanya, saat peluncuran dan konferensi pers Road to Rawapening Run Heritage.
Menurut dia, pengembangan pariwisata perlu dilakukan secara terintegrasi agar wisatawan tidak hanya berkunjung ke satu destinasi, tetapi juga tertarik menjelajahi kawasan lain di sekitarnya.
Ia mengatakan konsep aglomerasi memungkinkan sejumlah destinasi dengan karakter berbeda dikemas menjadi satu rangkaian perjalanan wisata.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperluas pilihan wisatawan, sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan.
Ia juga menyambut penyelenggaraan Rawapening Run Heritage sebagai salah satu momentum untuk memperkenalkan potensi Rawa Pening dan Ambarawa kepada masyarakat yang lebih luas, termasuk wisatawan dari luar Jateng.
Ajang lari tersebut menawarkan pengalaman berbeda karena menggabungkan olahraga dengan bentang alam dan jejak sejarah.
Kawasan Ambarawa memiliki sejumlah daya tarik, mulai dari Rawa Pening, Benteng Fort Willem I, hingga Museum Kereta Api Ambarawa dan jejak sejarah Palagan Ambarawa.
Rawapening Run Heritage 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu (28/11), dengan titik mulai dan finis di Benteng Fort Willem I, Kabupaten Semarang.
Penyelenggara menyiapkan tiga kategori, yakni 5 kilometer, 10 kilometer, dan 21 kilometer, dengan kuota 1.500 peserta dari kalangan pelari lokal, nasional, komunitas, hingga keluarga.
Untuk pendaftaran peserta Rawapening Run Heritage 2026 akan dibuka mulai per Sabtu (17/10).
Meskipun demikian, kata dia, pengembangan pariwisata di kawasan tersebut juga perlu diiringi dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Ia mengajak masyarakat, termasuk komunitas pelari yang terlibat dalam Rawapening Run Heritage untuk turut menyuarakan pentingnya menjaga kelestarian danau tersebut.
Rawa Pening bukan hanya memiliki nilai wisata dan sejarah, tetapi juga menjadi bagian penting dari ekosistem yang menopang kehidupan masyarakat di kawasan sekitarnya.
"Mari kita sama-sama suarakan bagaimana kita menjaga Rawa Pening," pungkas Sumarno.
- Pemprov Jawa Tengah
- daya tarik pariwisata
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Sidang Kasus Tupac Shakur Akhirnya Digelar, Seorang Pemimpin Geng Duduk di Kursi Terdakwa
-
Bikin Bangga! Film "Merah Sebelum Fajar" Karya Garin Nugroho Wakili Indonesia di TIFF 2026
-
Kapolres Tangsel Sebut Kasat Narkoba AKP Pardiman Berstatus Saksi
-
Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman
-
Bawaslu Gandeng BSSN Tingkatkan Perlindungan Sistem Pemilu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.