Ekspansi Besar Peradi Profesional Jateng, 14 DPD Dibidik dan Gandeng 10 Fakultas Hukum
📅 Minggu, 18 Okt 2026, 16:55 WIB | Oleh: Henri pelupessySEMARANG - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Peradi Profesional Jawa Tengah (Jateng) mempercepat konsolidasi organisasi dengan menargetkan pembentukan 14 DPD kabupaten/kota. Langkah tersebut diperkuat melalui kerja sama dengan 10 perguruan tinggi yang memiliki Fakultas Hukum di Jawa Tengah untuk mendukung pengembangan pendidikan dan profesi advokat.
Komitmen itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Internal DPD Peradi Profesional Jawa Tengah yang digelar di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (17/10). Kegiatan dibuka oleh Wakil Ketua Umum DPN Peradi Profesional Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK), Dr. Hendra Dinatha, SH, MH.
Rapat tersebut dihadiri ratusan anggota Peradi Profesional dari berbagai daerah di Jawa Tengah, jajaran pengurus DPN dan DPD, Wakil Wali Kota Semarang Ir. H. Iswar Aminudin, MT serta perwakilan unsur penegak hukum dan pemerintahan.
Dari jajaran DPN Peradi Profesional, turut hadir Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Advokat Muda, Dr. Hj. Megawati Prabowo, SH, MKn, MH, dan Wakil Sekretaris Jenderal, Dr. Ogan Muhammad Hasibuan, SH, MH. Sementara dari jajaran DPD Jawa Tengah hadir Ketua DPD Dr. Henri P, SH, MH beserta Sekretaris DPD, Dr. (HC) Joko Susanto, SPd, SH, MH.
Dalam agenda pembukaan, Dr. Hendra Dinatha menekankan pentingnya konsolidasi sebagai fondasi pengembangan organisasi. Percepatan pembentukan DPD kabupaten/kota perlu disertai penguatan struktur kepengurusan, penataan keanggotaan, dan kaderisasi yang berkelanjutan.
Pengembangan organisasi, menurut agenda yang dibahas, juga perlu berjalan seiring dengan penguatan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA). Pendidikan profesi menjadi salah satu aspek penting untuk menyiapkan calon advokat yang memiliki kompetensi, memahami etika profesi, dan mampu menjalankan tanggung jawabnya secara profesional.
Dengan jaringan organisasi yang semakin berkembang, Peradi Profesional diharapkan dapat memperluas jangkauan pembinaan anggota dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program kerja di daerah.
Penguatan advokat muda juga menjadi perhatian dalam konsolidasi tersebut. Kehadiran Dr. Hj. Megawati Prabowo sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Advokat Muda mencerminkan pentingnya regenerasi dan peningkatan kapasitas generasi baru advokat dalam menghadapi perkembangan persoalan hukum yang semakin kompleks.
Sementara itu, kehadiran Dr. Ogan Muhammad Hasibuan sebagai Wakil Sekretaris Jenderal DPN turut melengkapi jajaran pengurus pusat yang mengikuti agenda konsolidasi bersama pengurus daerah.
Ketua DPD Peradi Profesional Jawa Tengah, Henri P, menyampaikan pembentukan 14 DPD kabupaten/kota menjadi target pengembangan organisasi di wilayah Jawa Tengah.
Untuk mencapai target tersebut, diperlukan koordinasi yang solid antara pengurus pusat, pengurus daerah, dan anggota. Konsolidasi juga diarahkan untuk memastikan pembentukan kepengurusan di daerah berjalan terencana dan diikuti program kerja yang nyata.
Menurutnya, perluasan jaringan organisasi tidak semata-mata berorientasi pada pembentukan kepengurusan, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan organisasi kepada anggota dan pengembangan profesi advokat.
Salah satu langkah strategis yang telah dilakukan DPD Peradi Profesional Jawa Tengah adalah menjalin kerja sama dengan 10 perguruan tinggi yang memiliki Fakultas Hukum di Jawa Tengah.
Kerja sama tersebut diharapkan memperkuat hubungan antara organisasi profesi dan dunia akademik, terutama dalam pengembangan pendidikan hukum dan pelaksanaan PKPA.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!