Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla Arjuno: Api dari Gunung Ringgit Merembet ke Arah Jendela Langit, Pendakian Ditutup

📅 Sabtu, 17 Okt 2026, 17:20 WIB | Oleh:
Karhutla Arjuno: Api dari Gunung Ringgit Merembet ke Arah Jendela Langit, Pendakian Ditutup Doc: Istimewa
Ket. Kondisi medan yang curam dan terjal menjadi kendala utama dalam upaya pemadaman. Api yang menjalar menuju puncak Gunung Ringgit membuat petugas tidak memungkinkan melakukan pemadaman manual di sejumlah titik yang sulit dijangkau.

PASURUAN — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, terus ditangani tim gabungan. Api yang membakar kawasan Gunung Ringgit dilaporkan merembet ke arah puncak, sebelum kemudian bergerak turun menuju kawasan wisata Jendela Langit.

Kebakaran tersebut terjadi pada Jumat, 16 Oktober 2026, di kawasan Gunung Ringgit, Desa Ledug, Kecamatan Prigen. Hingga perkembangan terakhir, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, sementara luas lahan yang terbakar masih dalam proses pendataan.

Kondisi medan yang curam dan terjal menjadi kendala utama dalam upaya pemadaman. Api yang menjalar menuju puncak Gunung Ringgit membuat petugas tidak memungkinkan melakukan pemadaman manual di sejumlah titik yang sulit dijangkau.

Untuk mempercepat penanganan, tim gabungan mendirikan posko di kawasan Hutan Cempaka. Petugas juga melakukan pemadaman di sekitar Bukit Langkahan sekaligus membuat sekat bakar guna menghambat pergerakan api agar tidak meluas ke kawasan lain.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur turut memberangkatkan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk membantu percepatan penanganan kebakaran. Personel BPBD Provinsi Jawa Timur bersama TRC Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Pasuruan juga melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Selain mengerahkan personel, BPBD Kabupaten Pasuruan menyalurkan bantuan logistik untuk menunjang kebutuhan petugas selama proses pemadaman berlangsung. Tim gabungan masih mengandalkan pemadaman manual pada titik-titik yang dapat dijangkau.

Penutupan sementara jalur pendakian Gunung Arjuno juga diberlakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya kebakaran. Masyarakat dan calon pendaki diimbau mematuhi pembatasan akses serta tidak memasuki kawasan terdampak hingga situasi dinyatakan aman.

Sejumlah unsur terlibat dalam penanganan karhutla ini, antara lain BPBD Provinsi Jawa Timur, pengelola Taman Hutan Raya Raden Soerjo, Perhutani, BPBD Kabupaten Pasuruan, Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Lokajaya Binangun, serta para relawan.

Hingga laporan perkembangan terakhir, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Meski demikian, petugas masih berupaya mengendalikan api dan mengantisipasi perluasan kebakaran, terutama setelah kobaran api dilaporkan bergerak turun ke arah Jendela Langit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.