Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Game On 2026 Dorong Ekosistem Gim dan Ekraf, Berlangsung hingga Besok!

📅 Sabtu, 17 Okt 2026, 22:13 WIB | Oleh:

 17 Oktober 2026 20:19 WIB

Resmi bergulir, Jakarta Game On 2026 dorong ekosistem gim dan ekraf

Pemandangan pintu masuk ajang Jakarta Game On 2026 di The Brick Hall, Fatmawati City Center, Jakarta, Jumat (16/10/2026). ANTARA/XINHUA/Indalia Jayadinata

Jakarta (ANTARA) - Ajang Jakarta Game On 2026 yang menjadi wadah pertemuan para pemain gim profesional, komunitas, kreator, hingga pelaku industri dalam sebuah festival yang menggabungkan kompetisi gim disertai beragam aktivitas hiburan resmi dibuka di The Brick Hall, Fatmawati City Center, Jakarta, Jumat (16/10).

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (18/10) tersebut menghadirkan ragam kompetisi gim seperti Mobile Legends, PUBG, Honor of Kings, EA Sports FC 27, dan Tekken hingga aneka permainan termasuk mahyong, trading card game (TCG), Tamiya, dan Beyblade.

Para peserta bisa ambil bagian dalam setiap kompetisi yang digelar tanpa biaya pendaftaran, sedangkan masyarakat umum dapat turut berkunjung secara gratis.

Tak hanya berfokus pada pertandingan, Jakarta Game On juga menghadirkan sajian musik, cosplay, coswalk, serta aneka stan makanan dan minuman.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Andhika Permata mengatakan dalam keterangan pers bahwa Jakarta perlu terus menyediakan ruang bagi kreativitas, inovasi, teknologi, dan generasi muda. Dia berharap Jakarta Game On dapat tumbuh bersama ekosistemnya dan mendukung upaya membangun Jakarta sebagai kota global yang kreatif dan berdaya saing.

Dalam konteks ekonomi kreatif, industri gim memiliki cakupan yang lebih luas daripada aktivitas bermain gim. Ekosistemnya mencakup pengembangan teknologi, kekayaan intelektual (intellectual property/IP), pembuatan konten, esport, penyelenggaraan acara, investasi, serta berbagai profesi yang muncul seiring berkembangnya industri tersebut. Karena itu, ruang yang mempertemukan komunitas dengan pelaku industri dinilai dapat menjadi bagian dari upaya memperluas peluang bagi talenta lokal.

Aspirasi tersebut menempatkan Jakarta Game On tidak hanya sebagai kompetisi untuk menentukan pemenang, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun platform yang mempertemukan berbagai unsur dalam industri gim. Penyelenggara menyebut gamescom asia x Thailand Game Show di Bangkok dan Tokyo Game Show di Tokyo sebagai inspirasi bagi pengembangan acara gim di Jakarta.

Jakarta Game On juga diarahkan untuk memiliki cakupan yang lebih besar pada masa mendatang. Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Puji Hastuti dalam keterangannya mengatakan Jakarta diharapkan memiliki acara gim berskala internasional yang mampu menarik pelaku industri dan pengunjung dari berbagai negara sekaligus memberikan panggung lebih besar bagi developer, pemegang IP, kreator, dan talenta lokal.

Dengan mempertemukan komunitas, talenta, dan industri dalam satu ruang, Jakarta Game On diharapkan dapat berkembang menjadi agenda gim yang lebih besar sekaligus membuka peluang kolaborasi baru. Bagi Jakarta, perkembangan tersebut dapat menjadi salah satu cara untuk menghubungkan pertumbuhan ekonomi kreatif dengan aspirasi kota menuju usia lima abad. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Ekonomi
Jasa Marga Curi Perhatian d...

Persebaya Tak Remehkan PSS Sleman

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Persebaya Tak Remehkan PSS ...
Olahraga
Laskar Mataram Kalah Lawan ...
Advertisement
Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.