Yusril Koordinasi dengan Mensesneg Hadapi Gugatan Karhutla Kalbar
Jumat, 16 Okt 2026, 03:20 WIBJAKARTA -Â Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengaku akan berkoordinasi dengan Menteri Sekretaris Negara terkait adanya gugatan mengenai penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla serta kabut asap di Kalimantan Barat.
"Nanti saya koordinasikan," ucap Yusril saat ditemui di Jakarta, Kamis (15/10).
Ia mengatakan apabila pemerintah digugat ke pengadilan, nantinya akan ditunjuk kuasa hukum untuk menjawab gugatan.
Adapun gugatan dimaksud diajukan empat kelompok masyarakat sipil dan masyarakat adat, termasuk perwakilan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) dan Pemuda Katolik setempat (melalui tim hukum).
Terdapat 10 pihak yang digugat, termasuk Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden, sejumlah menteri, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta Gubernur Kalimantan Barat.
Para penggugat menuntut pemulihan dan rehabilitasi lingkungan secara menyeluruh, penanganan kebakaran diperkuat, serta pertanggungjawaban atas biaya layanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak.
Sidang perdana gugatan tersebut telah digelar di Pengadilan Negeri Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (7/10), namun ditunda ke Rabu (21/10) lantaran ketidakhadiran pihak tergugat.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menyatakan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan persetujuan untuk menerima bantuan dari negara-negara tetangga dalam menangani karhutla di sejumlah daerah di tanah air.
Ia menuturkan mekanisme bantuan tersebut sudah dalam proses pembahasan di level teknis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Itu sudah dibahas ya, dan itu sekarang dalam proses. Bapak Presiden juga seperti kita ketahui sudah menyampaikan persetujuannya," ujar Arrmanatha Nasir usai menghadiri rapat tertutup dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan Presiden Prabowo menaruh perhatian serius terhadap penanganan karhutla mengingat dampaknya yang besar terhadap berbagai daerah maupun kawasan.
Sebanyak 60.177 personel gabungan dari pemadam kebakaran (damkar), TNI, Polri, Kementerian Kehutanan, Dinas Kehutanan di daerah, dan relawan telah diterjunkan hingga 13 Oktober lalu.
Sejumlah alutsista, seperti helikopter dan pesawat, juga telah dikerahkan untuk membantu operasi pemadaman menggunakan metode water bombing serta menjalankan operasi modifikasi cuaca.
- prabowo subianto
- gugatan karhutla kalbar
- yusril ihza mahendra
- karhutla kalimantan barat
- aliansi masyarakat adat nusantara
- bantuan luar negeri karhutla
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Gerakan pangan murah stabilkan harga di Mamuju
-
Ribuan Artefak Keramik Kuno 2.100 Tahun Ditemukan di Bangkai Kapal Turki
-
Peluang Emas Indonesia di Asian Games: Esport Nomor MLBB dan Panjat Tebing Jadi Andalan
-
Serat Tak Sekadar Soal Jumlah, Keragaman Jenis Jadi Perhatian
-
Fortuner Terseret 1 Kilometer Tertabrak KA Ijen Ekspres di Jember, Pengemudi Meninggal
-
Russia Peringatkan Barat: Perang Bakal Singkat jika Moskow Diserang
-
Sempat Tertinggal di Menit Berdarah, Prabowo Puji Mati-matian Perjuangan Timnas Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.