Sampah Perkotaan Kian Kompleks, Kolaborasi Jadi Kunci Penanganan
Jumat, 16 Okt 2026, 00:00 WIBJAKARTA â Masalah sampah di Indonesia semakin kompleks. Di wilayah perkotaan, pengelolaan sampah menghadapi berbagai tantangan sehingga membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup/ Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) mencatat timbulan sampah sekitar 29,2 juta ton per tahun, dengan 67,1 persen atau sekitar 19,6 juta ton di antaranya masih belum terkelola.
Presiden Direktur Great Eastern General Insurance Indonesia, Lee Pooi Hor menuturkan, di tengah timbunan sampah puluhan juta ton itu ratusan warga bergerak memungut sampah di kawasan Car Free Day (CFD) Sudirman, Jakarta beberapa waktu lalu. Aksi itu menjadi bagian dari GREAT PlogWell Day 2026 yang digelar Great Eastern Indonesia bersama OCBC.
"Dari total 170 kg sampah yang terkumpul, sebanyak 153,71 kg berasal dari aksi plogging, jogging sambil memungut sampah, yang diikuti lebih dari 150 peserta dari Great Eastern Indonesia, OCBC, serta keluarga karyawan," ucap Lee, Kamis (15/10).
Kegiatan ini menjadi relevan di tengah tantangan pengelolaan sampah perkotaan. Lee Pooi Hor mengatakan kepedulian terhadap lingkungan perlu berjalan bersama dengan perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat.
"Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan untuk mengambil bagian dalam pelestarian lingkungan, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan pentingnya menjaga kesehatan," ujar Lee.
Jika tahun lalu fokus pada aksi lingkungan, tahun ini gerakan tersebut diperluas dengan memadukan kepedulian lingkungan, gaya hidup aktif, dan wellness dalam satu rangkaian.
Bersama Rekosistem sebagai mitra pengelolaan sampah, seluruh sampah dikelola secara bertanggung jawab. Pengelolaan tersebut menghasilkan carbon saving sebesar 78,13 kg COâ, memberikan ukuran konkret atas dampak lingkungan dari aksi sederhana di ruang publik.
- Krisis Sampah
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Serangan Udara Houthi Tewaskan Warga Indonesia di Selat Bab Al-Mandeb
-
TMMD Sengkuyung Purbalingga Perkuat Akses Jalan dan Infrastruktur Desa
-
Sempat Tertunda, Kini Vietnam Ambisius Kejar Energi Atom
-
Synchronize Fest 2026 Sebagai Ruang Perayaan Persatuan
-
Dewan Pers: Lima Jurnalis Hilang saat Meliput Aktivitas Gunung Anak Krakatau sebagai Pahlawan Pers
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.