- Home
-
- Megapolitan
-
- Polisi Amankan 5 Orang dan...
Polisi Amankan 5 Orang dan Sita Puluhan Senjata Tajam di Kampung Ambon
Jumat, 16 Okt 2026, 16:30 WIBJAKARTA - Tim Patroli Brimob bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggelar operasi di Kampung Ambon, Jakarta Barat, Kamis (15/10/2026), untuk mendukung penanganan dan pemulihan kawasan rawan narkotika. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan lima orang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut serta menyita sejumlah barang yang ditemukan di lokasi.
Operasi gabungan dilakukan melalui penindakan dan penggeledahan di sejumlah titik di kawasan tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari upaya kepolisian menangani wilayah rawan narkotika sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dari hasil kegiatan, petugas menemukan berbagai barang, termasuk 21 senjata tajam dan dua tombak panjang. Selain itu, polisi menyita tiga alat hisap, satu timbangan digital, tujuh telepon genggam, dua brankas, serta sejumlah barang lainnya.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan, personel Brimob dikerahkan untuk mendukung pengamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung. Menurutnya, pelaksanaan pengamanan dilakukan sesuai prosedur kepolisian untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
âPengamanan dilaksanakan secara profesional sesuai prosedur untuk mendukung kegiatan kepolisian dan menjaga situasi kamtibmas,â ujar Henik.
Selain mendukung penggeledahan dan pengamanan kawasan, personel Brimob turut membantu petugas PLN menertibkan aliran listrik ilegal. Penertiban dilakukan di sejumlah rumah, tempat kos, dan bangunan liar yang berada di kawasan tersebut.
Setelah rangkaian kegiatan selesai, petugas melakukan pengecekan akhir dan konsolidasi untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai rencana. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari koordinasi antarpersonel dalam mendukung penanganan kawasan rawan narkotika.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan bahwa penanganan kawasan rawan narkotika tidak dapat hanya mengandalkan penegakan hukum. Menurutnya, keterlibatan masyarakat juga diperlukan agar upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkotika dapat berjalan berkelanjutan.
âPenindakan tetap dilakukan terhadap pelanggaran hukum, tetapi pemulihan lingkungan membutuhkan peran bersama. Semangat Polisi Bersama Masyarakat menjadi bagian penting agar kawasan ini semakin aman dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika,â pungkasnya.
Polda Metro Jaya menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, instansi terkait, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman. Melalui penindakan dan upaya pemulihan kawasan, penanganan Kampung Ambon diharapkan tidak hanya berfokus pada pelanggaran hukum, tetapi juga mendukung pencegahan agar masalah narkotika tidak kembali berkembang.
- Narkotika
- Brigade Mobiel (Brimob)
- Senjata Tajam
- Ditresnarkoba Polda Metro Jaya
- Polda Metro Jaya
- kampung ambon
- penggerebekan kampung ambon
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Lewat Pengawasan Pasar, Pemkot Jakarta Utara Jaga Pasokan Pangan
-
Modus Canggih, Pemalsuan Dokumen Kapal Perikanan Pakai Aplikasi HP Terbongkar di Kendari
-
Alasan Basarnas Belum Libatkan Kapal Induk KRI Sriwijaya-100 dalam Misi SAR
-
Gedung Putih Merilis Kesepakatan Antara Trump dan Para Miliarder Eksekutif AI : Inilah Isinya
-
100 Peserta Ikuti Pelatihan Barista dalam Program SMK Go Global
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.