Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina Patra Niaga Sebut 966 Koperasi Desa Merah Putih Layani Penjualan LPG 3 Kg

📅 Jumat, 16 Okt 2026, 07:12 WIB | Oleh:
Pertamina Patra Niaga Sebut 966 Koperasi Desa Merah Putih Layani Penjualan LPG 3 Kg Doc: antara foto
Ket. LPG 3 Kg

JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga mencatat sebanyak 966 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah menyediakan layanan penjualan LPG 3 kilogram (kg) hingga Oktober 2026 untuk memperluas akses energi bagi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Penyaluran LPG 3 kg melalui koperasi tersebut didukung 285 agen pemasok, sedangkan sekitar 33.347 tabung LPG telah didistribusikan melalui jaringan KDKMP di berbagai wilayah Indonesia.

"Sekitar 33.347 tabung LPG telah didistribusikan melalui jaringan KDKMP, dan kami berharap jaringan ini dapat terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat," kata Direktur Transformasi, Digitalisasi, dan Sustainability Pertamina Patra Niaga Tenny Elfrida dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (16/10).

Jumlah KDKMP yang menyediakan layanan LPG 3 kg tersebut bertambah delapan dibandingkan akhir September 2026, ketika Pertamina Patra Niaga melaporkan penyaluran LPG telah menjangkau 958 koperasi.

Tenny menjelaskan dukungan Pertamina terhadap KDKMP dilakukan melalui penyediaan produk LPG Bright Gas maupun LPG 3 kg sebagai bagian dari penguatan jaringan distribusi energi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurut dia, keterlibatan koperasi dalam penjualan LPG diharapkan dapat mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan energi sekaligus mendukung pengembangan kegiatan ekonomi lokal.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Aminuddin Ma'ruf meninjau KDKMP Meruya Selatan, Jakarta Barat, Kamis (15/10), untuk melihat langsung pengelolaan koperasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Aminuddin mengapresiasi pengelolaan koperasi yang menggabungkan penjualan kebutuhan pokok, penyediaan LPG, serta pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Koperasi Kelurahan Meruya Selatan ini selain menjual kebutuhan sehari-hari, juga membuka ruang untuk memasarkan produk-produk UMKM di sekitar. Harganya relatif lebih murah dibandingkan toko-toko lain," ujar Aminuddin.

Peninjauan juga dilakukan di sejumlah KDKMP lainnya di wilayah Jakarta dan Banten, antara lain Cakung Timur, Cipedak, Bintaro, Pondok Aren, serta Meruya Timur.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Tenny Elfrida bersama Direktur Penunjang Bisnis Pertamina Patra Niaga Putut Andriatno untuk melihat dukungan distribusi energi melalui jaringan koperasi.

Pertamina menyatakan kehadiran LPG di KDKMP diharapkan dapat memperkuat fungsi koperasi sebagai pusat pelayanan kebutuhan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha setempat.

Manfaat layanan tersebut dirasakan Suwanto, warga yang membeli LPG 3 kg di KDKMP Bintaro. Ia mengaku lebih mudah memperoleh LPG karena lokasi penjualan berada dekat dengan tempat tinggalnya.

"Alhamdulillah, adanya LPG ini sangat membantu warga. Lokasinya juga dekat, sekitar 100 meter dari tempat tinggal kami. Semoga program ini semakin maju dan berjalan lancar," ungkap Suwanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.