- Home
-
- Luar Negeri
-
- Mentan Jepang Mengundurkan...
Mentan Jepang Mengundurkan Diri
Jumat, 16 Okt 2026, 00:50 WIBTOKYO - Menteri Pertanian Jepang, Kazuo Yana, memutuskan mundur dari jabatannya. Ia menghadapi sorotan dalam beberapa hari terakhir atas pernyataan terkait alokasi anggaran jalan raya dan kemungkinan pelanggaran undang-undang pemilu.
Yana bertemu Perdana Menteri Sanae Takaichi pada Rabu (14/10) malam. Dalam keterangan kepada wartawan usai pertemuan tersebut ia mengatakan telah menyampaikan niatnya untuk mundur guna menghindari gangguan lebih lanjut terhadap Parlemen.
Yana mengatakan keputusan itu diambil atas inisiatifnya sendiri. Menurut dia, langkah tersebut sangat penting untuk mencegah situasi yang membuat pemerintah tidak dapat sepenuhnya fokus pada kebijakan pertanian.
Yana membuat komentar kontroversial dalam sebuah pertemuan pada Mei di prefektur asalnya, Tochigi, sebelum bergabung dengan kabinet pada September. Ia mengatakan telah memangkas secara signifikan anggaran jalan raya di dua kota yang dipimpin oleh wali kota yang tidak mendukungnya secara politik.
Yana telah menarik kembali pernyataan tersebut pekan lalu dan meminta maaf.
Namun, partai-partai oposisi terus menyerukan pengunduran dirinya. Kekhawatiran juga muncul bahwa ia mungkin telah melanggar Undang-Undang Pemilihan Pejabat Publik.
Laporan media menuduh bahwa ia juga mengatur bus antar jemput gratis untuk para pendukungnya dalam kampanye pemilihan Majelis Rendah sebelumnya. Kubu oposisi berpendapat bahwa hal itu mungkin ilegal.
Ini adalah kali pertama seorang menteri mengundurkan diri sejak Takaichi menjabat sebagai perdana menteri.
PM Takaichi dalam keterangan pers Rabu malam mengungkapkan penyesalannya atas situasi saat ini, dan mengatakan bahwa ia bertanggung jawab dengan sangat serius atas penunjukan Yana. Ia mengatakan menerima pengunduran diri Yana karena pemerintah harus menghadapi tantangan penting seperti rancangan undang-undang pajak konsumsi dan pembuatan anggaran yang mencerminkan kebijakan fiskal yang bertanggung jawab dan proaktif.
Pm Takaichi kemudian menunjuk Arata Takebe sebagai pengganti Yana pada Kamis (15/10). Pria berusia 56 tahun itu merupakan anggota Majelis Rendah dari Partai Demokratik Liberal. ils/NHK/I-1
- Politik Jepang
- mentan
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
GIHES 2026: Pesantren Jadi Model Pendidikan Holistik untuk Menjawab Tantangan Zaman
-
Mentan Pastikan Tahun Ini Indonesia Tak akan Impor Beras
-
Pep Guardiola Beri Dukungan untuk Manchester City Usai Vonis Premier League
-
Rahasia Prasejarah: Aktivitas Manusia Purba Terdeteksi di Siprus
-
81 Pekerja Migran Indonesia Dipulangkan dari Malaysia, KBRI Kuala Lumpur Ungkap Fakta di Baliknya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.