Menlu Malaysia Gunakan Saluran Diplomatik dan ASEAN Atasi Kabut Asap Indonesia

Jumat, 16 Okt 2026, 00:55 WIB

KUALA LUMPUR - Malaysia akan terus menggunakan saluran diplomatik dan mekanisme ASEAN untuk mengatasi masalah kabut asap lintas batas dengan Indonesia secara bertahap dengan memprioritaskan kepentingan dan kesehatan masyarakat tanpa mempengaruhi hubungan bilateral.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Datuk Seri Mohamad Hasan seperti dilaporkan BERNAMA di Rembau, Malaysia, Kamis (15/10).

Ket. Foto: Arsip foto - Kondisi kabut asap di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (5/10/2026). — Sumber: ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga

Dia mengatakan diskusi langsung antara para pemimpin dan penggunaan saluran regional merupakan pendekatan utama dalam menangani isu-isu sensitif yang melibatkan negara-negara tetangga dibandingkan dengan tindakan penegakan hukum atau pengiriman nota diplomatik.

"Belum sampai ke titik itu. Mudah untuk membicarakan penegakan hukum, tetapi jika kita mengambil tindakan seperti itu, itu berarti kita siap untuk memutuskan hubungan,” ujarnya.

"Kita belum sampai pada tahap itu dan mengirimkan nota diplomatik tidak diperlukan. Nota diplomatik adalah langkah terakhir," katanya, menambahkan.

Mohamad Hasan menekankan bahwa sikap ini bukan berarti Malaysia akan tetap diam terhadap isu kabut asap yang sedang berlangsung. Sebaliknya, pemerintah menggunakan mekanisme yang lebih komprehensif untuk menemukan solusi bersama di tingkat regional.

Menurut dia, Malaysia juga bersedia membantu Indonesia mengatasi kebakaran yang menyebabkan kabut asap, tetapi upaya tersebut menghadapi berbagai kendala, terutama dalam hal akses ke lokasi kebakaran di pedalaman Kalimantan.

"Helikopter kita juga tidak dapat beroperasi karena kabut asap terlalu tebal dan kondisinya berbahaya untuk penerbangan apa pun. Jarak pandang kurang dari 50 meter, membuat penerbangan sangat berbahaya," katanya.

Dalam perkembangan terkait, Mohamad Hasan mengatakan Malaysia akan menyerahkan dokumen tidak resmi (non-paper) pada pertemuan pejabat senior dan menteri luar negeri ASEAN mendatang sebagai bagian dari upaya memperkuat mekanisme regional dalam mengatasi kabut asap lintas batas.

Langkah itu juga bertujuan untuk membuka peluang isu kabut asap dibahas dalam kerangka bencana alam, sekaligus membuka ruang kepada ASEAN untuk memperkukuh kerja sama serantau.

Media sebelum ini melaporkan Malaysia akan membawa isu kabut asap lintas batas negara ke pertemuan tingkat Menteri Luar Negeri ASEAN, sebelum KTT Ke-49 ASEAN di Manila, Filipina, bulan depan, untuk membincangkan mekanisme regional yang lebih efektif untuk menangani masalah tersebut.

  • asean
  • kebakaran hutan kalimantan
  • kabut asap lintas batas
  • hubungan indonesia malaysia
  • diplomasi malaysia

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.