Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lima Tips dari Kreator TikTok untuk Berkreasi dan Menikmati Konten AI dengan Lebih Bijak.

7 Jumat, 16 Okt 2026, 16:57 WIB | Oleh:
Lima Tips dari Kreator TikTok untuk Berkreasi dan Menikmati Konten AI dengan Lebih Bijak. Lima Tips dari Kreator TikTok untuk Berkreasi dan Menikmati Konten AI dengan Lebih Bijak. Doc: TikTok
Ket. Kreator TikTok Theresa (@theresalearns) dan Richard Silalahi (@inisikiboo) membagikan tips praktis untuk memeriksa sumber, konteks, dan label AI pada konten digital, sekaligus mengajak kreator untuk bersikap transparan saat menggunakan AI.

Masyarakat Indonesia kini semakin memanfaatkan AI dalam kehidupan sehari-hari. Dalam proses kreatif, kehadiran AI juga semakin terlihat di berbagai tahapan kreatif pengguna, mulai dari mencari ide segar, memproduksi konten, hingga mempelajari hal baru.

Namun, seperti alat lainnya, manfaat AI bergantung pada cara kita menggunakannya. Jika digunakan secara transparan dan bertanggung jawab, AI dapat mengubah cara orang mengekspresikan kreativitas, menemukan minat baru, dan menjaga keamanan. Jadi, secanggih apa pun AI, tetap dibutuhkan pengguna yang memahami cara menggunakannya secara bertanggung jawab.

Alfons Tanujaya, Pengamat Teknologi Informasi dan Ahli Keamanan Siber, mengatakan bahwa tanggung jawab pengguna menjadi semakin penting seiring berkembangnya kemampuan AI. "Kecepatan perkembangan AI generatif jauh melampaui kecepatan masyarakat beradaptasi mengenalinya. Dulu, membuat sebuah video kreatif butuh waktu yang cukup lama, tapi sekarang, siapa pun bisa menghasilkan gambar atau video yang nyaris tidak terbedakan dari aslinya hanya dalam hitungan detik. Di titik inilah tanggung jawab pengguna dan transparansi dari platform menjadi lini pertahanan utama, bukan lagi pilihan tambahan," ujar Alfons.

Jadi, gimana caranya berkreasi dan menjelajahi AI dengan lebih transparan dan bijak? Ikuti lima kebiasaan simpel yang bisa mulai diterapkan dari para kreator TikTok berikut ini:

1.Ingat: AI Itu Asisten, Bukan Pengganti Manusia!

AI dapat membantu mengembangkan ide dan membuka lebih banyak kemungkinan dalam berkarya. Namun, perspektif, pengalaman, dan intuisi manusialah yang memberikan identitas dan makna pada setiap karya. AI mengolah pola dari data yang tersedia, sementara manusia membawa cerita hidup dan pemahaman atas konteks ke dalam proses kreatif. Alfons juga menambahkan, “Di balik setiap informasi atau konten yang dihasilkan dengan bantuan AI, tetap dibutuhkan campur tangan manusia. Nilai tambah yang sesungguhnya lahir ketika kita memberikan perspektif, empati, serta keahlian analitis untuk mengubah data mentah dari AI menjadi solusi yang bermakna dan berdampak positif bagi publik.”

Jadi, jangan serahkan semua ke AI dan tinggal pergi ya! Pastikan setiap karya yang dihasilkan masih mencerminkan suara dan keputusan orisinal kamu. Hindari juga pakai AI untuk meniru gaya atau konten orang lain.

2.Kreatif Boleh, Tapi Tetap Jujur ya!

AI bisa bantu kamu kerja lebih cepat dan lebih efisien, tapi kualitas hasil akhir tetap ada di tangan kamu. Jangan lupa untuk selalu evaluasi: apakah hasilnya sesuai konteks? Apakah sudah cocok untuk audiens kamu? Yang tidak kalah penting, kalau kamu pakai AI dalam proses kreatif, be open about it!

Kreator TikTok, Theresa (@theresalearns) juga menekankan bahwa AI bisa menjadi alat pendukung kreativitas kalau dipakai dengan benar dan bertanggung jawab. Theresa juga menambahkan bahwa perlu bagi setiap kreator untuk memberikan transparansi atas konten yang dibuat dengan bantuan AI. Kita dapat mengaktifkan Label AI sebelum mengunggah konten dan menjelaskan pentingnya keterbukaan dalam menjaga kepercayaan audiens.

20261016163853_Tips-Membuat-AI.jpg

Keterangan Foto: Kreator TikTok Theresa (@theresalearns) dan Richard Silalahi (@inisikiboo) membagikan tips praktis untuk memeriksa sumber, konteks, dan label AI pada konten digital, sekaligus mengajak kreator untuk bersikap transparan saat menggunakan AI.

Untuk mendorong kebiasaan berkarya yang transparan bagi para kreator sekaligus membantu pengguna memahami konteks konten yang mereka temui, TikTok terus menghadirkan berbagai fitur dan teknologi transparansi AI di platform. Dua tahun lalu, TikTok menjadi platform video pertama yang menerapkan Kredensial Konten C2PA—teknologi transparansi AI terkemuka yang membantu pengguna mengenali konten yang dibuat atau diedit secara signifikan menggunakan AI. Hingga saat ini, TikTok telah memberikan label pada lebih dari 3 miliar video buatan AI di seluruh dunia melalui kombinasi Content Credentials, Creator Labeling Tools, dan Invisible Watermarking. Cek panduan di bawah ini untuk mengetahui cara mengaktifkan Label AI saat mengunggah konten buatan AI di TikTok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Gunung Semeru Luncurkan Gug...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.