Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Lagi KYC, tapi KYA, Pelaku Bisnis Diminta Wamenkomdigi Kenali Agen AI yang Digunakan

6 Jumat, 16 Okt 2026, 15:50 WIB | Oleh:
Bukan Lagi KYC, tapi KYA, Pelaku Bisnis Diminta Wamenkomdigi Kenali Agen AI yang Digunakan Bukan Lagi KYC, tapi KYA, Pelaku Bisnis Diminta Wamenkomdigi Kenali Agen AI yang Digunakan Doc: ANTARA/HO-Kementerian Komunikasi dan Digital
Ket. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria.

JAKARTA - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menganjurkan para pelaku bisnis mengenali agen kecerdasan buatan atau akal imitasi (AI) yang mereka gunakan dalam sistem bisnis maupun penyelenggaraan layanan pelanggan.

"Bukan lagi KYC, Know Your Customer, tapi harus ada KYA, Know Your Agent," katanya sebagaimana dikutip dalam keterangan pers perusahaan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Ia menyampaikan bahwa kini semakin banyak perusahaan yang memanfaatkan agen AI untuk membantu layanan pelanggan, transaksi, dan berbagai proses bisnis.

Dukungan teknologi ini tidak hanya mengandalkan model AI generatif, tetapi juga algoritma dan otorisasi untuk memproses data serta menjalankan tindakan tertentu.

"Dengan mesin bisa membuat keputusan sendiri, risiko meningkat," kata Nezar.

Karena agen AI dapat berinteraksi dengan sistem perusahaan dan memproses data berdasarkan otorisasi yang diberikan, ia menjelaskan, penggunaan agen AI perlu diikuti dengan pemahaman mengenai identitas, kepemilikan, dan batas kewenangannya.

"Kadang ada agentic AI yang mungkin dia akan mem-bypass sejumlah peraturan-peraturan ataupun regulasi yang dibuat ataupun batasan-batasan di dalam satu korporasi karena dia bisa bertindak," katanya.

Dia menekankan pentingnya perusahaan melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi risiko-risiko tersebut ketika memanfaatkan dukungan agen AI untuk berinteraksi dengan pelanggan atau menjalankan transaksi.

"Karena nanti yang akan berhubungan dengan Bapak/Ibu sekalian bukan lagi orang, ada juga agentic AI lain yang akan bertanya ataupun akan masuk, atau individu yang punya agentic AI," katanya.

Nezar juga mengingatkan bahwa penggunaan AI mesti memperhatikan pelindungan data pribadi.

Ia mengemukakan bahwa risiko kebocoran dan penyalahgunaan data tidak hanya berkaitan dengan keamanan sistem, tetapi dapat pula muncul dari cara teknologi baru diberi akses dan kewenangan untuk memproses data.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya penerapan prinsip security by design dan privacy by design sejak tahap perancangan sistem.

"Kedua prinsip tersebut perlu menjadi bagian dari upaya perusahaan memastikan pemrosesan data berjalan sejalan dengan ketentuan pelindungan data pribadi," katanya.

Nezar menyampaikan bahwa pemerintah terbuka menerima masukan dari para pelaku usaha mengenai penanganan persoalan-persoalan baru dalam penerapan teknologi.

"Masukan tersebut diperlukan untuk membantu mengidentifikasi risiko dan mendalami kebutuhan pengaturan teknis seiring perkembangan AI," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...

Harry Kane Perpanjang Kontrak di Bayern Munich hingga 2029

10 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Harry Kane Perpanjang Kontr...
Nasional
Menjaga Daya Tahan Fiskal M...
Advertisement
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.