BMKG Pastikan Kabut Asap di Aceh Berasal dari karhutla
📅 Jumat, 16 Okt 2026, 20:15 WIB | Oleh: Tim PenulisBANDA ACEH – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar memastikan kabut asap yang kini menyelimuti Aceh merupakan kiriman dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Sumatera dan Kalimantan.
"Secara garis besar ini asap kiriman (karhutla)," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Aceh Besar, Cucu Kusmayancu, di Banda Aceh, Jumat (16/10).
Cucu mengatakan untuk titik panas (hotspot) di wilayah Aceh hanya terdapat tiga titik di wilayah Muara Satu, Lhokseumawe, dan masih dalam kategori sedang.
Tetapi, secara garis besar, berdasarkan citra satelit belum terdeteksi berat di Aceh. Kalaupun ada dalam skala kecil yang hotspotnya tidak terbaca.
"Mungkin skala lokal ada, atau tidak besar, sehingga tidak terdeteksi hotspot nya," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejauh ini, kata Cucu, berdasarkan pemantauan kualitas udara konsentrasi PM2.5, wilayah Aceh berada pada kategori baik-sedang.
Terkait jarak pandang akibat kabut asap secara keseluruhan di Aceh, lanjut Cucu, wilayah SIM Banda Aceh 3.500 meter, Malikussaleh Aceh Utara 2.000 meter, Maimun Saleh Sabang 3.000 meter, Cut Nyak Dhien Nagan Raya 5.000 meter, dan Blangkejeren Gayo Lues 1.000 meter.
"Jarak pandang ini terkadang naik turun, kalau untuk hari normal di atas 10 kilometer," katanya.
Terkait kondisi ini, BMKG mengimbau kepada masyarakat Aceh untuk tidak membakar lahan yang dapat menambah kepekatan asap.
Kemudian, dapat mengurangi aktivitas di luar ruangan ataupun menggunakan masker yang sesuai ketika diperlukan untuk beraktivitas di luar rumah.
Lalu, kepada kepala daerah diimbau dapat berkoordinasi dengan BPBD/TNI/POLRI setempat untuk mengikuti informasi yang disampaikan oleh BMKG SIM Banda Aceh.
"Mengingat kondisi cuaca yang bersifat dinamis, masyarakat kita harapkan untuk tetap tenang dan terus memantau informasi terkini dari BMKG," demikian Cucu Kusmayancu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!