Amartha Perkuat Akses Modal bagi Perempuan Petani dan Pembudidaya Rumput Laut
📅 Jumat, 16 Okt 2026, 21:32 WIB | Oleh: Haryo BronoIa berharap usaha palawijanya terus berkembang agar dapat memberikan masa depan yang lebih baik bagi anaknya. Selain membiayai pendidikan anak, Sumarni juga memiliki keinginan untuk menunaikan ibadah umrah.
Mariani Memperluas Budidaya Rumput Laut
Pemberdayaan perempuan di perdesaan juga berlangsung di sektor kelautan. Mariani, perempuan pembudidaya rumput laut dari Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara, mengembangkan usahanya dari skala kecil hingga mampu meningkatkan produksi setelah memperoleh dukungan pembiayaan dan pendampingan.
Empat tahun lalu, Mariani memulai usaha dengan menjemur beberapa helai rumput laut di belakang rumah. Pada masa awal, pendapatannya belum stabil karena bergantung pada cuaca, pasang surut, dan kondisi laut.
Setelah menjadi mitra Amartha, ia memperoleh pembiayaan yang digunakan untuk memperluas area budidaya. Perluasan tersebut membantu meningkatkan produksi dan pendapatan usahanya.
“Usaha rumput laut ini membantu saya menyekolahkan anak-anak, bekal masa depan mereka. Pembiayaan dan pendampingan dari Amartha membuat produksi usaha saya bisa terus berkembang dan pendapatan meningkat,” ujar Mariani.
Usaha tersebut tidak hanya membantu Mariani memenuhi kebutuhan keluarganya, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Ia kini melibatkan beberapa tetangga, yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga, untuk membantu memanen dan menjemur rumput laut.
Keterlibatan warga sekitar membuka peluang tambahan penghasilan bagi perempuan lain di lingkungannya. Dengan demikian, perkembangan usaha Mariani turut menggerakkan aktivitas ekonomi di komunitas pesisir.

Mariani, perempuan pembudidaya rumput laut dari Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara(Doc. Amartha)
Pulihkan Ketahanan Pangan Masyarakat Terdampak Bencana
Selain pembiayaan produktif bagi pelaku UMKM, Amartha memperluas dukungannya melalui Amartha Empower, portal penggalangan donasi dan zakat yang berada di bawah Amartha.org. Yayasan tersebut dibangun untuk mendorong dampak sosial berkelanjutan bagi masyarakat di daerah.
Salah satu program yang dijalankan adalah pemulihan ketahanan pangan masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Program tersebut mencakup pemulihan saluran irigasi yang mengairi lahan pertanian bagi lebih dari 900 kepala keluarga atau hampir 3.000 jiwa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!