The Jakmania Angkat Bicara soal Ancaman Pengurangan Poin Persija, Tak Tepat! Belum Punya Dasar Regulasi
📅 Kamis, 15 Okt 2026, 23:08 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Donny Aditra
JAKARTA - Ketua Umum The Jakmania Muhammad Aditya Putra menilai pengurangan poin terhadap Persija tidak tepat dikaitkan karena insiden penyerangan rombongan tim Persib U18 oleh oknum suporter di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah, Minggu (11/10).
Menurut dia, wacana sanksi pengurangan poin perlu dilihat berdasarkan regulasi yang berlaku, karena aturan mengenai hal tersebut masih dalam tahap penyusunan sehingga belum dapat dijadikan dasar untuk menjatuhkan hukuman kepada Persija.
"Setahu saya, itu masih dalam tahap untuk dibuat regulasinya, bukan regulasi yang sudah berlaku saat ini," kata pria yang kerap disapa Aditya itu di Jakarta, Kamis (15/10).
Dia menjelaskan ketentuan sanksi yang selama ini dipahaminya berkaitan dengan pelanggaran yang terjadi di sekitar stadion, termasuk dalam batas perimeter tertentu. Namun, insiden di Batang tersebut memiliki konteks berbeda karena terjadi jauh di luar lingkungan stadion.
Aditya juga merujuk pernyataan Komite Disiplin (Komdis) PSSI yang menyebut kejadian tersebut merupakan ranah hukum pidana. Karena itu, dia menilai penanganan kasus sepenuhnya perlu diserahkan kepada aparat kepolisian.
Lebih lanjut dia menjelaskan proses hukum masih berjalan dan publik perlu menunggu perkembangan penyelidikan, termasuk kemungkinan bertambahnya pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
The Jakmania, lanjut dia, mendukung langkah kepolisian untuk mengusut tuntas insiden yang melibatkan rombongan pemain muda Persib Bandung itu. Organisasi suporter Persija tersebut juga memastikan tidak akan menghalangi proses hukum yang sedang berlangsung.
Aditya berharap seluruh pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum. Dia juga turut menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang dirugikan akibat kejadian tersebut.
Dia menekankan, penyelesaian kasus melalui jalur hukum menjadi hal penting agar insiden serupa tidak kembali terjadi dan semua pihak memperoleh keadilan.
Imbau Anggota Jakmania
Pada kesempatan yang sama, Ketum The Jakmania juga mengimbau semua anggota untuk menjaga sikap serta tidak merugikan orang lain, sehingga tidak kembali berdampak negatif kepada Persija maupun organisasi fan tersebut, setelah insiden penyerangan rombongan tim Persib U18.
Dia menjelaskan setiap anggota perlu membenahi pola pikir dengan menempatkan kepentingan klub sebagai tujuan utama dalam setiap aktivitas dukungan.
"Jadi yang harus diubah pertama adalah mindset (pola pikir) yaitu bagaimana caranya semua kelakuan atau tingkah yang dilakukan adalah untuk menguntungkan Persija bukan merugikan," kata Aditya dalam konferensi pers di Sekretariat The Jakmania, Jakarta, Kamis.
Lebih lanjut dia menjelaskan tindakan yang melanggar aturan dapat berdampak negatif terhadap klub, termasuk melalui sanksi kompetisi maupun denda.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!