Polda Metro Tangkap 7 Orang Saat Gerebek Peredaran Narkoba di Kampung Ambon

Kamis, 15 Okt 2026, 15:31 WIB

JAKARTA -- Tim gabungan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) dan satuan kerja Polri lainnya mengamankan tujuh orang dalam penggerebekan Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, dalam rangka pemberantasan narkoba.

“Kami mengamankan tujuh orang totalnya yang kami lakukan cek urine positif sehingga kami akan lakukan pemeriksaan,” kata Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Ardyan Yudo Setyantono di kawasan Jakarta Barat, Kamis.

Ket. Foto: Penyidik Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menginterogasi salah seorang pihak yang diamankan dalam penggerebekan narkoba di Kampung Ambon, Jakarta Barat, Kamis (15/10). — Sumber: ANTARA/Nadia Putri Rahmani

Selain mengamankan tujuh orang, petugas gabungan juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya klip kecil yang diduga berisi sabu dan berbagai senjata tajam. Senjata tajam itu, ujar dia, diduga digunakan untuk melakukan penyerangan.

“Dugaan ada untuk melakukan penyerangan, akan tetapi kami amankan untuk mencegahnya,” ujarnya.

Adapun pada Jumat (9/10), tim gabungan Polri telah menggeledah Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat, dan berhasil mengamankan 24 orang.

Ardyan mengatakan bahwa penggerebekan kembali dilaksanakan hari ini untuk menindak orang-orang yang masih berjualan narkoba.

“Dalam operasi ini tentunya masih ada orang-orang yang kami dapati masih berjualan, tapi kami masih belum mendapatkan buktinya. Makanya kami terus melakukan operasi ini untuk masyarakat juga,” katanya.

Terkait peran tujuh orang yang ditangkap, ia mengatakan pihaknya masih akan mendalami terlebih dahulu.

“Sementara kita masih amankan dan kita lakukan penyelidikan terlebih dahulu,” katanya.

Berdasarkan pantauan Antara, penggerebekan itu berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga sekitar pukul 13.30 WIB.

Salah satu modus yang didalami dalam penggerebekan adalah penggunaan burung dara sebagai sarana pengiriman narkoba.

Adapun operasi terpadu ini merupakan bentuk komitmen Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto yang ingin membersihkan Indonesia dari peredaran narkoba yang semakin masif.

“Saya ingin membersihkan Indonesia dari peredaran narkoba yang sekarang sudah semakin masif. Kita harus lebih masif dalam bertindak,” kata Suyudi.

Suyudi menegaskan bahwa upaya tersebut sejalan dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat” yang menempatkan perlindungan dan keamanan masyarakat sebagai bagian penting dari pelaksanaan tugas kepolisian.

Melalui penegakan hukum, pencegahan, rehabilitasi, serta keterlibatan masyarakat, upaya pemberantasan diharapkan dapat berjalan berkelanjutan dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat.

  • penggerebekan kampung ambon

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.