Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kanwil BPN Jabar: Sebagian Besar Data Pertanahan di Karawang Aman

📅 Kamis, 15 Okt 2026, 14:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kanwil BPN Jabar: Sebagian Besar Data Pertanahan di Karawang Aman Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah arsip yang bisa diselamatkan saat kebakaran di kantor BPN Karawang.

KARAWANG – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Barat menyampaikan sebagian besar data pertanahan aman meski gedung kantor BPN Kabupaten Karawang hangus dalam peristiwa kebakaran pada Rabu malam (14/10).

Kepala Kanwil BPN Jawa Barat, Hasan Basri, di Karawang, Kamis mengatakan, sebagian besar data pertanahan yang ada di kantor BPN Karawang sudah dilakukan alih media atau digitalisasi. Jadi datanya aman meski terjadi kebakaran.

Menurut dia, lebih dari 80 persen data pertanahan di Karawang telah dilakukan digitalisasi. Jadi datanya bisa ditarik kembali melalui server, untuk membantu pemulihan dokumen pertanahan yang terdampak kebakaran.

Ia menyebutkan, dokumen yang menjadi perhatian dalam proses pemulihan adalah buku tanah yang tersimpan di kantor BPN Karawang. Sementara untuk sertifikat tanah pada umumnya berada di tangan masyarakat.

Untuk dokumen yang sedang digunakan dalam proses pelayanan pertanahan, itu memerlukan penanganan lebih lanjut. Dokumen tersebut masih bisa direkonstruksi sepanjang sudah terdaftar dan pemohon memiliki tanda bukti pendaftaran.

"Jadi selama sudah terdaftar di pelayanan, ada tanda bukti pendaftaran, itu kita bisa rekonstruksi. Kita bisa tarik datanya," kata dia.

Hasan mengatakan, meski data pertanahan sudah di alih media, namun tidak bisa langsung dilakukan pemulihan. Prosesnya harus menunggu pemeriksaan Laboratorium Kriminal serta penanganan arsip oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karawang, Jawa Barat menurunkan delapan unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api yang menghanguskan kantor Badan Pertanahan Nasional Karawang.

"Ada delapan unit armada yang diturunkan untuk melakukan pemadaman," kata kata Komandan Peleton 3 Damkar BPBD Kabupaten Karawang, Rudi Suwardi.

Proses pemadaman api yang menghanguskan kantor BPN Karawang pada Rabu malam (14/10) itu juga dibantu mobil pemadam kebakaran dari kawasan industri KIIC serta dari Kodim Karawang.

Petugas mulai melakukan proses pemadaman kebakaran pada Rabu malam sekitar pukul 22.00 WIB hingga Kamis siang (15/10).

Catatan BPBD Karawang, tingkat kerusakan di gedung utama kantor BPN Karawang akibat kebakaran itu diperkirakan mencapai 90 persen,sedangkan kondisi kerusakan gudang penyimpanan arsip di gedung itu yang terdampak kebakaran sekitar 70 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
Atap Sekolah Roboh di Pakis...
Megapolitan
Pemerintah Kota Bogor Kebut...
Nasional
Tangani Karhutla, Kemenko P...

BINUS University Kembali Gelar Jakarta Game Fest 2026 

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
BINUS University Kembali Ge...
Advertisement
Penumpang LRT Sumsel Diimbau Kenakan Masker

Penumpang LRT Sumsel Diimbau Kenakan Masker

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.