Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inovasi Lokal Berpotensi Makin Berkembang, Ini Langkah Kemenkum Sulbar

📅 Kamis, 15 Okt 2026, 04:33 WIB | Oleh:
Inovasi Lokal Berpotensi Makin Berkembang, Ini Langkah Kemenkum Sulbar Doc: Antara foto/HO-Kemenkum Sulbar
Ket. Tim Kanwil Kemenkum Sulbar melakukan pertemuan dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Sulbar membahas penguatan perlindungan kekayaan intelektual terhadap hasil riset dan inovasi daerah, di Mamuju, Rabu (14/10).

MAKASSAR - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Barat Saefur Rochim memastikan hasil riset dan inovasi daerah perlu diidentifikasi sejak awal agar potensi kekayaan intelektualnya dapat dikenali dan memperoleh perlindungan sesuai ketentuan.

"Sinergi dengan Bapperida menjadi langkah penting untuk memastikan inovasi yang dihasilkan perangkat daerah turut mendapatkan perhatian dari aspek perlindungan hukum," ujarnya melalui keterangannya diterima di Makassar, Rabu.

Saefur Rochim dalam koordinasi jajaran Bidang Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Sulbar bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulbar, mendorong penguatan perlindungan kekayaan intelektual terhadap hasil riset dan inovasi daerah guna memberikan kepastian hukum serta mendukung pemanfaatan inovasi secara berkelanjutan.

Koordinasi yang digelar itu merupakan tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kanwil Kemenkum Sulbar dan Bapperida Sulawesi Barat, khususnya dalam memperkuat pelindungan kekayaan intelektual atas hasil riset, penelitian, dan inovasi daerah.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas pentingnya inventarisasi dan identifikasi inovasi yang dihasilkan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Langkah ini diperlukan untuk mengetahui potensi kekayaan intelektual yang dapat memperoleh pelindungan hukum.

"Inovasi yang teridentifikasi selanjutnya dapat diarahkan pada bentuk pelindungan sesuai karakteristik dan persyaratan yang berlaku, antara lain melalui Paten atau Paten Sederhana, Hak Cipta, serta rezim kekayaan intelektual lainnya yang relevan," katanya.

Selain inventarisasi, koordinasi juga membahas penguatan sinergi melalui pertukaran data dan informasi terkait inovasi daerah. Kerja sama ini diharapkan memudahkan identifikasi inovasi yang membutuhkan konsultasi maupun pendampingan teknis untuk memperoleh pelindungan kekayaan intelektual.

Melalui langkah tersebut, Kanwil Kementerian Hukum Sulawesi Barat berupaya memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem kekayaan intelektual yang terintegrasi.

"Perlindungan yang tepat diharapkan dapat mendukung pengembangan dan pemanfaatan inovasi untuk kemajuan Sulawesi Barat," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Daerah
Kabut Asap Batasi Operasi W...

Langkah Penanganan Stunting di Aceh Barat

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Langkah Penanganan Stunting...
Advertisement
Ekspansi ke Afrika, Indonesia Incar Logam Tanah Jarang Gabon

Ekspansi ke Afrika, Indonesia Incar Logam Tanah Jarang Gabon

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.