Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

InJourney Kolaborasi dengan Pemkab Banyuwangi Kembangkan Tari Gandrung Sewu dalam Konsep 'Glow in The Dark'

📅 Kamis, 15 Okt 2026, 18:04 WIB | Oleh:
InJourney Kolaborasi dengan Pemkab Banyuwangi Kembangkan Tari Gandrung Sewu dalam Konsep 'Glow in The Dark' Doc: ANTARA/HO-InJourney
Ket. Penari Gandrung Sewu tampil dalam pertunjukan mini di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (14/10).

JAKARTA - Pertunjukan tari Gandrung Sewu yang mengangkat mengenai kebudayaan asal Banyuwangi untuk pertama kalinya dikembangkan menggunakan konsep glow in the dark atau menyala dalam gelap. 

"Keberhasilan pariwisata tidak hanya diukur dari jumlah wisatawan yang datang, tetapi juga dari berapa lama mereka tinggal, aktivitas yang mereka lakukan, dan seberapa besar manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat setempat," kata Direktur SDM dan Digital InJourney Herdy Harman dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (15/10).

Pengembangan festival budaya asal Banyuwangi itu dilakukan oleh PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Dengan menghadirkan perpaduan seni tradisi, tata cahaya, dan teknologi pertunjukan, Gandrung Sewu 2026 diharapkan tidak hanya menjadi panggung pelestarian budaya, tetapi juga penggerak kunjungan wisatawan, aktivitas ekonomi lokal, dan penguatan posisi Banyuwangi sebagai destinasi pariwisata unggulan Indonesia.

Rencananya, Gandrung Sewu akan dilaksanakan pada 24 Oktober 2026 di Pantai Boom Marina, Banyuwangi, Jawa Timur.

Salah satu fokus kolaborasi adalah pengembangan Gandrung Sewu sebagai signature cultural event Banyuwangi yang memiliki daya tarik bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Pada penyelenggaraan tahun ini, pertunjukan kolosal tersebut akan menghadirkan pengalaman baru melalui konsep malam hari, dengan memadukan gerak ribuan penari, tata cahaya, dan teknologi pertunjukan tanpa meninggalkan esensi serta nilai budaya Tari Gandrung.

Sebanyak 1.300 penari dijadwalkan tampil dalam Gandrung Sewu 2026, menghadirkan pertunjukan kolosal yang sekaligus menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menjaga keberlanjutan seni tradisi Banyuwangi.

"Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghubungkan seluruh potensi tersebut agar memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi daerah,” ujar Herdy.

Direktur Komersial InJourney Airports Very Y Setiady menambahkan selain daya tarik destinasi, konektivitas udara juga perlu tumbuh secara beriringan. Ketersediaan akses menjadi faktor penting untuk memudahkan wisatawan mencapai Banyuwangi, sementara event dan atraksi wisata dapat menciptakan alasan untuk melakukan perjalanan.

Dalam mendukung upaya tersebut, InJourney memperkuat koordinasi dengan maskapai untuk memetakan potensi permintaan perjalanan, mengevaluasi kebutuhan kapasitas penerbangan, serta menjajaki peluang penyesuaian frekuensi atau kapasitas sesuai kondisi pasar dan kesiapan operasional.

Upaya lainnya yakni dengan memperluas jangkauan promosi Banyuwangi melalui kanal komunikasi, jaringan layanan, dan berbagai titik interaksi dengan wisatawan. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat keterhubungan antara promosi destinasi dan keputusan perjalanan, sehingga daya tarik Gandrung Sewu dapat mendorong kunjungan ke berbagai destinasi lain di Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan adanya inovasi dalam penyelenggaraan Gandrung Sewu merupakan bagian dari upaya memperkuat daya tarik budaya sekaligus menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung.

“Gandrung Sewu merupakan kebanggaan masyarakat Banyuwangi dan bagian penting dari identitas budaya daerah. Kami ingin tradisi ini terus berkembang dan menjangkau lebih banyak generasi, tanpa kehilangan jati dirinya,” ujar Ipuk. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Nasional
Ada Korupsi Ratusan Miliar ...
Daerah
BMKG Pastikan Kabut Asap di...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.