Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Kalimantan Utara Minta Perusahaan Migas Serap Tenaga Kerja Lokal

📅 Kamis, 15 Okt 2026, 07:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Kalimantan Utara Minta Perusahaan Migas Serap Tenaga Kerja Lokal Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang saat menghadiri kunjungan kehormatan SKK Migas Perwakilan Kalimantan Sulawesi bersama KKKS wilayah Kaltara di Hotel Tarakan Plaza, Rabu (14/10/2026).

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A Paliwang, meminta perusahaan yang beroperasi di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) yang beroperasi di Kaltara untuk membuka peluang dan menyerap tenaga kerja putra-putri asli Kaltara.

“Saya berharap perusahaan migas memberikan kesempatan yang lebih besar kepada tenaga kerja lokal untuk berkarier di industri hulu migas,” ujar Zainal A Paliwang, di Tarakan, Kamis (15/10).

Harapan tersebut disampaikan Gubernur Kaltara saat menghadiri kunjungan kehormatan Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas Perwakilan Kalimantan Sulawesi bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Kaltara di Tarakan, Rabu.

“Kami menyambut baik kunjungan tersebut dan menganggap sebagai momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, SKK Migas dan KKKS dalam mengembangkan sektor migas yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Zainal.

Kaltara, kata Gubernur Zainal, memiliki potensi sumber daya alam yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta mendorong perkembangan usaha lokal.

Namun, pengelolaannya harus dilakukan secara bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan ketentuan yang berlaku.

“Saya berharap perusahaan migas memberikan kesempatan yang lebih besar kepada tenaga kerja lokal untuk berkarier di industri hulu migas,” ujar dia..

Ia meyakini perguruan tinggi di Kaltara telah memiliki kualitas pendidikan dan fasilitas yang memadai untuk menghasilkan lulusan yang dapat mendukung kebutuhan industri.

“Kami berharap putra-putri asli Kaltara mendapat kesempatan yang lebih luas untuk bekerja di perusahaan migas. Lulusan perguruan tinggi di daerah juga memiliki potensi untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja industri,” kata Zainal.

Selain penyerapan tenaga kerja, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara mendorong agar pengembangan sektor migas turut meningkatkan keterlibatan pengusaha Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), membuka peluang bagi perusahaan lokal, serta memperkuat tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Klasemen Liga Champions: PSG Naik ke Puncak, Tiga Wakil Italia Terpuruk di Luar Zona Playoff

Klasemen Liga Champions: PSG Naik ke Puncak, Tiga Wakil Italia Terpuruk di Luar Zona Playoff

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Rupiah Masih Rentan - 14 Oktober 2026
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.