Drama Kelangkaan BBM di Bali, Bahlil Minta Bantuan Aparat Jaga SPBU
Kamis, 15 Okt 2026, 17:18 WIBKARAWANG -Â Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa antrean panjang pembelian bahan bakar minyak (BBM) di Bali mulai terurai meskipun belum pulih sepenuhnya.Â
âSekarang mulai terurai,â ujar Bahlil ketika ditemui setelah peresmian Kilang LPG Cilamaya, di Karawang, Jawa Barat, Kamis (15/10).
Bahlil yang juga merangkap sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan bahwa dirinya terus berkoordinasi dengan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri terkait penanganan antrean panjang pembelian BBM di Bali.
Hari ini, ujar dia melanjutkan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo berada di Bali untuk mengawal pemulihan distribusi BBM di Pulau Dewata.
âMemang secara sepenuhnya belum ter-cover secara totalitas, tetapi perlahan-lahan sudah dilakukan (pemulihan),â ujar Bahlil.
Bahlil memerintahkan Pertamina agar sejumlah SPBU di Bali dapat beroperasi selama 24 jam. Selain itu, Bahlil juga menyampaikan sudah dilakukan perbaikan alur distribusi BBM di Bali sebagai bentuk dari upaya pemulihan.
âKemudian, beberapa SPBU yang kurang karyawan, kami meminta tolong ke aparat yang ada di sana untuk membantu, agar bisa membantu,â ujar Bahlil.
Sebelumnya, antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah SPBU di Bali dan memicu kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan stok BBM.
Direktur Utama PTÂ Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, seusai rapat bersama Gubernur Bali di Depo BBM Pesanggaran, Denpasar, Selasa (13/10), menjelaskan keterlambatan kedatangan kapal pengangkut BBM menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi jadwal distribusi.
Menurut Simon, kapal tersebut mengalami kendala saat proses penjangkaran, sehingga waktu kedatangannya bergeser dari jadwal yang telah direncanakan.
Ia pun meminta maaf atas peristiwa kelangkaan BBM yang terjadi di Bali beberapa hari terakhir.
Sebagai upaya pemulihan, PT Pertamina Patra Niaga mengoperasikan armada mobil tangki dan terminal nonsetop selama 24 jam untuk mempercepat pemulihan layanan distribusi BBM di wilayah Bali.
Kodam/IX Udayana pun turut membantu PTÂ Pertamina (Persero) mengamankan distribusi BBM di Bali, menyusul kelangkaan BBM dan antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengimbau masyarakat tidak menyalahgunakan BBM subsidi di tengah proses normalisasi distribusi di Provinsi Bali.
- pertamina
- bahlil lahadalia
- kelangkaan bbm bali
- spbu 24 jam bali
- distribusi bbm bali
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Update Cuaca Jakarta Jumat: Seluruh Kota Diprediksi BMKG Berawan Tebal hingga Hujan Ringan
-
DKI Membuka Pendaftaran KJMU Tahap II Tahun 2026
-
KPK Dalami Dugaan Komisi Fiktif Jasindo, Mantan Direktur Diperiksa sebagai Saksi.
-
Ada Apa di Film “Bapak Paling Jujur”? Claresta Taufan Sampai Bikin Pengakuan Ini
-
Festival Olahraga Rakyat Jakarta 2026
-
Hari ke-21 Evakuasi KM Virgo: Penyelam Basarnas Berhasil Angkat 50 Jasad Korban
-
NTB Siapkan Lahan untuk Markas Kodam Baru Seluas 70 Hektare
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.