BINUS University Kembali Gelar Jakarta Game Fest 2026
📅 Kamis, 15 Okt 2026, 13:30 WIB | Oleh: Mohammad Zaki AlatasJAKARTA — Menyusul kesuksesan besar penyelenggaraan tahun lalu yang menyita perhatian ribuan komunitas gim dan talenta kreatif, Jakarta Game Fest (JGF) 2026 kembali hadir di BINUS @Kemanggisan, Kampus Anggrek.
Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menjalaskan kegiatan ini diinisiasi langsung oleh Game Application & Technology (GAT) Program dari School of Computer Science BINUS University, dengan membawa misi besar untuk mengangkat panggung bagi para developer game lokal sekaligus membuktikan bahwa karya anak bangsa (khususnya Binusian) memiliki kualitas dan daya saing tinggi di pasar global.
"Kesuksesan Jakarta Game Fest yang berkelanjutan adalah wujud nyata komitmen BINUS dalam menghadirkan pendidikan yang berdampak langsung pada masyarakat. Kami bangga dapat menjadi katalisator bagi talenta-talenta muda Indonesia untuk berinovasi, berkarya, dan memimpin masa depan industri game global," katanya dalam keterangan tertulisnya, kemarin
Jakarta Game Fest 2026 dirancang sebagai wadah kolaborasi komprehensif untuk mempertemukan para pelaku industri melalui beragam agenda menarik, seperti JGF Game Showcase, JGF Indie Spotlight, kompetisi cosplay, Portfolio Review (IGDX Career Got Talent), JGF Choice Awards, JGF Grand Prize, hingga JGF Online Fest melalui platform itch.io.
Lebih dari sebuah festival, Jakarta Game Fest 2026 ini menjadi wujud nyata komitmen BINUS University dalam mendekatkan dunia pendidikan dengan realitas industri. Melalui pengenalan program Game Application and Technology secara lebih luas kepada para siswa SMA/SMK, orang tua, dan masyarakat, ajang ini sekaligus memperkuat sinergi antara akademisi dan pelaku industri, sekaligus membangun keyakinan bahwa lulusan GAT memiliki kompetensi matang untuk langsung berkarier serta menjadi motor penggerak ekosistem game nasional.
Acara ini dihadiri oleh ribuan pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, alumni, game developer, komunitas, pelaku industri, serta masyarakat umum. Kemeriahan acara ini juga semakin istimewa dengan dukungan dari Asosiasi Game Indonesia (AGI), TEKKEN DRIVALS TEAM, Esports Football One, dan Chatterworks (Pokémon TCG Academia University).
Besarnya antusiasme dan keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan bahwa pengembangan industri gim di tanah air kini telah menjadi gerakan bersama yang didukung penuh oleh dunia pendidikan, para pelaku industri, dan komunitas kreatif.
Energi positif dan kolaborasi yang terbangun ini turut disambut hangat oleh Dekan School of Computer Science (SOCS) BINUS University, Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono, S.Kom., MTI,
"Melihat antusiasme yang luar biasa sejak tahun lalu, kami optimis bahwa Jakarta Game Fest 2026 dapat menjadi tolok ukur kualitas pendidikan teknologi kreatif di Indonesia. SOCS BINUS akan terus memastikan kurikulum dan fasilitas kami selalu selaras dengan kebutuhan industri, menghasilkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga menjadi motor penggerak inovasi," katanya.
Melihat langsung antusiasme dan inovasi yang dihadirkan para mahasiswa, Dr. David, S.Kom., M.T.I., selaku Head of Program Game Application & Technology BINUS University menambahkan antusiasmenya terhadap karya-karya yang dipamerkan tahun ini: "Melalui Jakarta Game Fest 2026, kami ingin memperlihatkan bahwa mahasiswa dan developer lokal kita memiliki kapasitas teknis dan kreativitas yang luar biasa. Berbagai karya yang ditampilkan—mulai dari konsep gim independen hingga model freemium, membuktikan bahwa talenta muda Indonesia sangat siap bersaing dan menembus standar industri global."
Acara ini juga mendapat sambutan positif dari berbagai asosiasi dan pelaku industri kreatif, seperti Asosiasi Game Indonesia (AGI) serta berbagai komunitas game terkemuka. Kehadiran para profesional industri, studio game independen, hingga komunitas di lokasi acara memperlihatkan kuatnya sinergi dalam membangun ekosistem digital nasional. Dukungan lintas elemen ini menjadi bukti bahwa karya intelektual dan produk gim anak bangsa kini semakin dipercaya untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri sekaligus menatap peluang ekspansi ke pasar global.
Sebagai bagian dari School of Computer Science (SOCS) BINUS University, program Game Application & Technology memandang industri gaming bukan hanya sekadar media hiburan, melainkan pilar penting dalam ekonomi digital masa depan yang memadukan unsur seni, psikologi, matematika, dan teknik tingkat tinggi.
School of Computer Science BINUS University memiliki harapan besar agar ekosistem gaming di Indonesia bertransformasi dari sekadar negara konsumen menjadi salah satu pusat produsen game terkemuka di Asia Tenggara. Ke depannya, SOCS BINUS University berharap lulusan-lulusan GAT dan developer lokal tidak hanya mampu menciptakan game yang sukses secara komersial, tetapi juga melahirkan karya-karya bernilai edukasi, sosial, dan kebudayaan yang membanggakan nama Indonesia di panggung dunia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!