Aksi Jual Pasar Teknologi Makin Gencar Di Tengah Kekhawatiran Inflasi AS dan Utang AI
📅 Kamis, 15 Okt 2026, 17:07 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSementara itu, kontrak berjangka Nasdaq 100 mengindikasikan tekanan lanjutan terhadap saham-saham teknologi AS, dengan penurunan sekitar 1 persen.
Rangkaian pelemahan tersebut memperlihatkan bahwa optimisme terhadap AI kini berhadapan dengan kekhawatiran mengenai mahalnya valuasi saham, besarnya kebutuhan pendanaan, dan arah kebijakan moneter AS. Jika inflasi terus bertahan tinggi dan biaya pinjaman meningkat, perusahaan teknologi yang agresif membiayai ekspansi AI berpotensi menghadapi tekanan lebih besar.
Bagi investor global, persoalannya bukan lagi sekadar seberapa cepat AI berkembang, melainkan apakah potensi keuntungan dari teknologi tersebut mampu membenarkan besarnya investasi dan risiko keuangan yang menyertainya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!