The Canopy Room Hadir di Plaza Indonesia, Kurasi Beragam Merek Fesyen Lokal
Rabu, 14 Okt 2026, 20:07 WIBJAKARTA â The Canopy Room, destinasi fesyen yang mengkurasi karya desainer independen Indonesia, resmi membuka gerai pertamanya di Plaza Indonesia, Jakarta, pada 18 September 2026. Kehadiran gerai ini menjadi langkah perusahaan untuk memperluas jangkauan merek independen lokal sekaligus mendekatkan karya mereka kepada konsumen.
The Canopy Room menghadirkan berbagai merek fesyen lokal dalam satu ruang yang dikurasi berdasarkan karakter dan gaya masing-masing. Selain menjadi tempat berbelanja, gerai ini dirancang sebagai ruang bagi konsumen untuk mengenal identitas, cerita, dan proses kreatif di balik produk yang ditawarkan.
Creative Director The Canopy Room, Anita Anastasia, mengatakan pembukaan gerai di Plaza Indonesia merupakan upaya membawa lebih banyak merek independen agar dapat diakses masyarakat secara langsung.
âKehadiran The Canopy Room di Plaza Indonesia menjadi salah satu langkah penting bagi kami untuk membawa lebih banyak brand independen lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin menciptakan ruang di mana orang bisa datang, menemukan brand baru, mengenal ceritanya, sekaligus menemukan sesuatu yang sesuai dengan gaya mereka,â ujar Anita.
Menurut dia, The Canopy Room ingin menghadirkan pengalaman menemukan fesyen yang lebih personal, sekaligus membangun hubungan antara desainer dan konsumen melalui produk serta cerita di balik setiap merek.
Kurasi Merek dengan Beragam Karakter
Gerai The Canopy Room di Plaza Indonesia menghadirkan sejumlah merek lokal dengan karakter dan pilihan gaya yang beragam. Untuk tampilan smart-casual yang dapat dikenakan ke kantor maupun pertemuan bisnis, tersedia koleksi Dirty Laundry, Wear Alter, serta Luce and Vera.
Sementara itu, Aequus, Ammartera, dan Prine menawarkan pilihan dengan siluet feminin untuk acara formal maupun momen khusus. Konsumen yang menyukai gaya minimalis dan fleksibel dapat menemukan koleksi dari Orgeo, Maison Kolori, Onze Studio, dan Rotouche.
Pilihan tersebut juga dilengkapi aksesori dari Abstrak dan Your Hands. Adapun Isoos Studio dan Rauv menawarkan koleksi dengan karakter lebih edgy dan kasual.
Kurasi produk tidak terbatas pada pakaian. The Canopy Room turut menghadirkan tas dan sepatu dari Page and Lane, YEVA, Scilla, serta Orbit Studio untuk melengkapi kebutuhan fesyen konsumen dalam satu tempat.
Melalui pendekatan tersebut, The Canopy Room berupaya mempertemukan berbagai merek dengan karakter berbeda, sehingga konsumen dapat mengeksplorasi pilihan gaya sesuai kebutuhan dan preferensi masing-masing.
Angkat Serat Batang Pisang dalam Instalasi Desain
Selain kurasi produk, The Canopy Room menghadirkan instalasi khusus pada fasad gerai melalui kolaborasi dengan set designer Nelly Sucitas. Instalasi ini dirancang sebagai identitas visual ruang sekaligus eksplorasi penggunaan material botani lokal dalam desain kontemporer.
Karya tersebut dibuat menggunakan serat batang pisang yang diproses menjadi serat alami. Material ini diolah menjadi komposisi yang memadukan serat menjuntai, anyaman organik, dan rumbai alami untuk menghasilkan tekstur berlapis.
Dalam pendekatan desainnya, Nelly memandang tekstil sebagai structure of matter, yakni permukaan yang terbentuk dari elemen-elemen yang saling terjalin. Gagasan tersebut diterapkan melalui perpaduan tekstur organik dan bentuk arsitektural.
Bagian atas instalasi dirancang melengkung untuk menghadirkan kontras dengan garis geometris fasad Plaza Indonesia. Perpaduan bentuk dan material tersebut diharapkan menciptakan tampilan gerai yang lebih hangat sekaligus menarik perhatian pengunjung.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya The Canopy Room memperluas dukungan terhadap kreativitas lokal, tidak hanya melalui produk desainer, tetapi juga dengan melibatkan kreator dari bidang lain dalam membangun pengalaman ruang.
Hadirkan Sesi Styling Bersama Jovi Adhiguna dan MJ Sehonanda
Untuk merayakan pembukaan gerai, The Canopy Room menggelar sesi styling bersama fashion personality Jovi Adhiguna dan MJ Sehonanda pada 18â19 September 2026.
Melalui kegiatan tersebut, pengunjung diajak mengeksplorasi koleksi yang tersedia sekaligus memperoleh inspirasi padu padan busana yang lebih personal. Sesi ini juga menjadi kesempatan bagi konsumen untuk mengenal berbagai merek yang dikurasi The Canopy Room melalui pendekatan gaya dan kebutuhan berpakaian sehari-hari.
Anita mengatakan pembukaan gerai fisik memungkinkan The Canopy Room mempertemukan produk, kreator, dan konsumen dalam pengalaman yang lebih dekat.
âKami sangat excited akhirnya bisa membawa The Canopy Room ke ruang yang lebih nyata dan bisa dikunjungi langsung oleh banyak orang. Ada banyak cerita, kreativitas, dan passion dari brand-brand yang kami bawa ke sini, dan rasanya menyenangkan bisa melihat semuanya bertemu dengan orang-orang yang juga punya kecintaan yang sama terhadap fashion,â kata Anita.
Dengan pembukaan gerai permanen di Plaza Indonesia, The Canopy Room berharap dapat menjadi destinasi bagi konsumen yang ingin menemukan merek independen lokal sekaligus mengenal lebih jauh cerita dan karakter di balik setiap koleksi.
- Brand Lokal
- plaza Indonesia
- merek lokal
- industri fesyen lokal
- Kreator Indonesia
- The Canopy Room
- fesyen lokal
- Jenama Lokal
- Desainer Independen
- Jovi Adhiguna
- MJ Sehonanda
- Nelly Sucitas
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Debut Roberto Mancini Berakhir Pahit, Timnas Italia Tumbang 0-2 dari Belgia
-
Berlian Laju Tanker (BLTA) Klarifikasi Informasi yang Beredar Terkait Rencana Aksi Korporasi
-
IKN Punya Jurus Baru Cegah Karhutla: 5 Titik Pembasahan Udara Disiapkan
-
Trump Kunjungi Irlandia, Temui Presiden Catherine Connolly
-
Basarnas Bali Temukan Tiga Awak Kapal Cepat Baliman yang Hilang Lima Hari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.