Setelah Perbaikan Pipa, BPAM Banjarbakula Kalsel Berhasil Pulihkan Pasokan Air Baku hingga 70 Persen

Rabu, 14 Okt 2026, 12:20 WIB

BANJARBARU – Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula, Kalimantan Selatan, memulihkan pasokan air baku hingga 400 liter per detik atau 70 persen dari kapasitas normal setelah perbaikan dengan penyambungan pipa transmisi menggunakan ripper clamp selesai tanpa kebocoran.

Kepala BPAM Banjarbakula, Siddiq Wahyu Pamungkas, di Banjarbaru, Rabu(14/10), mengatakan pemulihan pasokan ditopang pengoperasian kembali Intake Mandikapau dengan debit sekitar 280 liter per detik serta tambahan pasokan dari Intake PTAM Intan Banjar sebesar 120 liter per detik.

Ket. Foto: Petugas menyelesaikan perbaikan pipa utama saluran air baku yang sempat mengalami kebocoran di wilayah Sei Landas, Desa Mandikapau, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (13/10/2026). — Sumber: ANTARA

"Berdasarkan pemantauan selama 1x24 jam sejak pengoperasian awal, belum ditemukan rembesan maupun kebocoran pada sambungan baru tersebut," ujarnya.

Dengan beroperasinya kembali kedua sumber pasokan tersebut, BPAM Banjarbakula terus melakukan pemantauan untuk memastikan keandalan sambungan pipa yang sebelumnya mengalami kerusakan.

Meski pasokan air baku mulai pulih, BPAM Banjarbakula masih harus menuntaskan pengecoran pada bagian sambungan ripper clamp untuk memperkuat konstruksi dan meningkatkan keandalan pipa sebelum pasokan diharapkan kembali mencapai kapasitas normal.

"BPAM Banjarbakula terus berupaya agar seluruh tahapan perbaikan dapat diselesaikan dengan baik dan secepatnya, sehingga suplai air baku dapat kembali normal," katanya.

Wahyu menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat di wilayah Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar atas gangguan pelayanan akibat kebocoran pipa transmisi utama air baku berdiameter 1.200 milimeter di wilayah Sei Landas, Desa Mandikapau, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.

Meski pasokan air sudah mengalir, dia meminta dukungan dan kesabaran masyarakat selama proses perbaikan lanjutan masih berlangsung.

BPAM Banjarbakula berharap pengecoran dan tahapan perbaikan selanjutnya berjalan lancar agar sistem transmisi kembali beroperasi optimal dan pasokan air baku kepada penyedia layanan air minum berangsur pulih hingga mencapai kapasitas normal.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.