Paus Leo XIV Sukses Jalani Operasi, Sebagian Paru-Paru Diangkat
📅 Rabu, 14 Okt 2026, 21:16 WIB | Oleh: Deri HenriawanROMA - Paus Leo XIV memulai masa pemulihan pascaoperasi pada Rabu (14/10) setelah nodul yang diangkat dari paru-parunya dinyatakan sebagai tumor ganas, sehingga membuat umat Gereja Katolik memasuki masa kekhawatiran.
Sebagian paru-paru kanan Paus diangkat dalam operasi tersebut, dan pemimpin 1,4 miliar umat Katolik di seluruh dunia ini sedang menunggu hasil tes untuk menentukan apakah kanker tersebut telah menyebar.
“Paus menghabiskan malam dengan tenang,” kata otoritas Vatikan, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Paus berusia 71 tahun yang gemar berolahraga, yang terpilih sebagai Paus Amerika pertama baru tahun 2025 lalu, secara mengejutkan mengumumkan bahwa ia akan menjalani operasi setelah doa pada Minggu (11/10).
Paus Leo menjalani operasi selama 90 menit di Rumah Sakit Gemelli, Roma, pada Selasa (13/10), setelah itu Vatikan mengatakan bahwa Paus “bangun dalam keadaan normal”.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Rumah sakit sedang melakukan segala upaya untuk membantunya pulih, jadi mari kita berharap Paus segera sembuh,” kata mahasiswa Chiara Ruvolo kepada AFP di luar rumah sakit yang terletak di utara Vatikan.
Para ahli mengatakan banyak hal akan bergantung pada seberapa lanjut stadium kanker tersebut, dan apakah sudah menyebar, namun Vatikan menyatakan bahwa kanker tersebut terdeteksi sejak dini dan masih terbatas pada satu area.
“Jika terdeteksi pada tahap awal, maka prognosisnya sangat, sangat baik, dan itulah yang kami harapkan serta doakan untuk Paus Leo,” kata Juanita Mora, juru bicara medis Asosiasi Paru-Paru Amerika, kepada AFP.
Vatikan menyatakan bahwa pemulihan Paus diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu minggu. Semua agenda audiensi Paus telah dibatalkan hingga 20 Oktober.
Paus Leo menginap di sebuah kamar di lantai 10 gedung Rumah Sakit Gemelli, tepat di sebelah suite kepausan yang dilengkapi kapel pribadi dan saat ini sedang direnovasi.
Profesor Federico Venuta, kepala Bagian Bedah Toraks di Rumah Sakit Policlinico Umberto 1 di Roma, mengatakan kepada AFP bahwa ia memperkirakan Paus Leo akan segera bisa beraktivitas kembali. “Umumnya, pada hari pertama, pasien yang menjalani prosedur semacam ini langsung didorong untuk bergerak,” katanya.
“Mereka menjalani pemeriksaan sinar-X lanjutan, mulai makan kembali dengan sarapan ringan, dan kemudian langsung memulai terapi fisik -- semakin cepat mereka bangun dari tempat tidur, semakin baik,” tambahnya.
Paus Leo yang lahir di Chicago dan merupakan pemain tenis yang antusias, memasuki rumah sakit dengan tersenyum dan melambai pada Selasa (13/10).
Di kapel rumah sakit, puluhan umat berdoa memohon kesembuhan Paus selama operasi berlangsung.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!