Memetakan Kondisi Sosial Ekonomi Warga Lewat Muskel

Rabu, 14 Okt 2026, 22:37 WIB

Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memetakan kondisi sosial ekonomi masyarakat serta memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran salah satunya melalui kegiatan musyawarah kelurahan (muskel) hingga ke tingkat rukun tetangga (RT).

Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya Antiek Sugiharti di Surabaya, Jawa Timur, Rabu, mengatakan muskel menjadi upaya pemkot untuk mendapatkan data yang lebih rinci mengenai kondisi masyarakat melalui verifikasi langsung di lapangan.

Ket. Foto: Arsip - Pelaksanaan musyawarah kelurahan di Kota Surabaya. — Sumber: Antara

"Pemerintah Kota Surabaya dalam beberapa minggu ini melakukan kegiatan muskel. Dimana muskel ini kita ingin lebih dalam lagi sehingga prosesnya dilakukan hingga di tingkat RT," kata Antiek.

Menurut dia, pendataan hingga tingkat RT diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai kondisi dan keadaan masyarakat.

Dengan gambaran yang akurat, pemerintah dapat memetakan kondisi sosial ekonomi warga sebagai dasar menentukan bentuk intervensi yang dibutuhkan.

Ia menjelaskan, salah satu persoalan yang ditemukan dalam pelaksanaan muskel adalah ketidaksesuaian antara data administrasi kependudukan (adminduk) dan domisili sebenarnya warga.

"Kami jumpai banyak sekali warga yang ber-KTP Surabaya tapi yang bersangkutan tidak berdomisili di Surabaya," ujarnya.

Ia mengatakan, temuan tersebut menjadi perhatian Pemkot Surabaya karena kesesuaian data kependudukan berpengaruh terhadap proses pelayanan publik dan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Untuk mendukung proses pendataan, kata dia, pihaknya juga mengintegrasikan pelaksanaan muskel dengan penggunaan aplikasi Perlinsos untuk menghimpun data masyarakat yang selanjutnya dapat menjadi salah satu variabel dalam penentuan intervensi pemerintah.

"Ini akan dimanfaatkan oleh pemerintah untuk menggunakan aplikasi Perlinsos sebagai salah satu variabel di dalam pemberian intervensi kepada masyarakat," tuturnya.

Ia juga menuturkan pendataan melalui aplikasi Perlinsos dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan muskel agar informasi mengenai kondisi masyarakat dapat dihimpun secara lebih terstruktur.

"Untuk itu, bersamaan dengan pelaksanaan muskel kami juga melakukan pendataan melalui aplikasi Perlinsos," katanya.

  • sosial ekonomi

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.