Transjakarta Tata Ulang Rute Rusun, Akses Warga Tetap Terjaga

Selasa, 29 Sep 2026, 17:10 WIB

JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menata kembali sejumlah layanan pengumpan yang melayani kawasan Rumah Susun Sewa Simpleks (Rusun) mulai 26 September 2026. Penataan dilakukan dengan menggabungkan dan mengalihkan beberapa rute tanpa mengurangi jumlah armada yang tersedia.

Langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan layanan dengan kebutuhan perjalanan warga sekaligus mengoptimalkan penggunaan armada. Transjakarta juga menyiapkan keberangkatan khusus dari sejumlah kawasan rusun agar mobilitas penghuni tetap terhubung dengan jaringan layanan utama.

Ket. Foto: PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menata kembali sejumlah layanan pengumpan yang melayani kawasan Rumah Susun Sewa Simpleks (Rusun) mulai 26 September 2026. Penataan dilakukan dengan menggabungkan dan mengalihkan beberapa rute tanpa mengurangi jumlah armada yang tersedia. — Sumber: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh

Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transportasi Jakarta Ayu Wardhani mengatakan perubahan pola layanan tidak berarti mengurangi dukungan transportasi bagi warga rusun. Armada yang tersedia justru ditempatkan kembali untuk memperkuat sejumlah layanan alternatif, termasuk menjaga kapasitas angkut dan waktu tunggu pelanggan.

"Yang kami lakukan adalah menata kembali penempatan armada dan pola layanan, bukan mengurangi dukungan transportasi bagi warga rusun. Kami tetap memastikan perjalanan masyarakat berlangsung nyaman dan aksesnya tetap terhubung," ujar Ayu di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Penataan layanan dilakukan di sejumlah kawasan rusun yang selama ini terhubung dengan jaringan Transjakarta. Salah satunya berada di kawasan Rusun Kapuk Muara dan Rusun Tambora, dengan layanan 9F dan 3C yang kini digabungkan dalam satu jaringan.

Meski terdapat penggabungan layanan, warga Rusun Tambora tetap dapat menggunakan perjalanan langsung menuju Halte Penjaringan. Transjakarta menyiapkan armada yang diberangkatkan dari kawasan rusun untuk menjaga keterhubungan warga dengan jaringan utama.

Penyesuaian serupa dilakukan pada layanan 12H dan 12C yang melayani kawasan Rusun Waduk Pluit dan Rusun Penjaringan. Kedua layanan tersebut disatukan, sementara Transjakarta menyiapkan armada dari Rusun Penjaringan menuju Halte Penjaringan untuk mendukung mobilitas pelanggan.

Penataan juga dilakukan terhadap layanan 10A yang dihentikan dan armadanya dialihkan untuk memperkuat Rute 12F serta JAK.15. Pengalihan armada tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pada rute alternatif sekaligus menjaga waktu tunggu pelanggan.

"Kami ingin penataan ini membuat penggunaan armada lebih efektif, tetapi manfaat layanannya tetap dirasakan warga. Oleh karena itu, armada yang sebelumnya berada di layanan 10A kami tempatkan kembali untuk memperkuat rute yang menjadi alternatif," kata Ayu.

Dengan penyesuaian tersebut, Transjakarta menekankan bahwa perubahan rute merupakan bagian dari pengaturan kembali sumber daya layanan. Jumlah armada yang tersedia tetap dipertahankan sehingga penataan diharapkan tidak mengurangi dukungan transportasi bagi penghuni rusun.

Transjakarta mengimbau pelanggan yang beraktivitas dari dan menuju kawasan rusun untuk menyesuaikan perjalanan dengan jaringan layanan terbaru. Informasi mengenai perubahan rute dapat dipantau melalui aplikasi TJ: Transjakarta serta media sosial resmi Transjakarta.

Penataan jaringan tersebut menjadi bagian dari upaya Transjakarta menyesuaikan layanan dengan pola perjalanan masyarakat yang terus berkembang. Melalui penggabungan dan pengalihan rute, armada diarahkan ke layanan yang membutuhkan penguatan tanpa menghilangkan akses warga terhadap jaringan transportasi umum.

Bagi penghuni rusun, perubahan pola perjalanan perlu diperhatikan terutama pada titik keberangkatan dan rute alternatif yang telah disiapkan. Transjakarta memastikan informasi mengenai layanan terbaru tetap dapat diakses pelanggan melalui kanal informasi resmi perusahaan.

  • Transjakarta
  • Transportasi Publik
  • PT Transjakarta
  • Transportasi Terintegrasi
  • Rusun dki jakarta
  • Rute Transjakarta
  • Kawasan TOD
  • Transit Oriented Development (TOD)

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.