Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemensos Catat Pendaftaran Perlinsos Lampaui 8 Juta Jiwa dengan Jumlah Agen 680 Ribu Orang

📅 Rabu, 14 Okt 2026, 16:37 WIB | Oleh:
Kemensos Catat Pendaftaran Perlinsos Lampaui 8 Juta Jiwa dengan Jumlah Agen 680 Ribu Orang Doc: antara foto
Ket. Layanan kependudukan digital di Kediri, Jatim.

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat jumlah penduduk yang sudah terdaftar dalam sistem pelayanan Perlindungan Sosial (Perlinsos) digital adalah angka delapan juta jiwa, dengan jumlah agen Perlinsos sekira 680 ribu orang di berbagai daerah.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang ditemui di Jakarta, Rabu, mengatakan pertumbuhan pendaftar tersebut mengalami peningkatan harian yang signifikan berkisar antara 400 ribu - 500 ribu pendaftar setiap harinya.

"Jadi sekarang yang sudah daftar sudah lebih dari 8 juta. Setiap hari meningkat sekitar 400 sampai 500 ribu yang daftar. Agennya sudah 680 ribu," kata dia.

Mensos mengaku optimistis target untuk dapat menjangkau hingga 50 juta jiwa bisa tercapai hingga akhir tahun 2026, seiring masifnya partisipasi agen perlinsos untuk menyukseskan program ini, yaitu memperbaiki tata kelola data penerima bantuan sosial secara transparan dan bantuan tepat sasaran.

Agen Perlinsos, yang terdiri atas unsur masyarakat umum hingga Babinsa, Bhabinkamtibmas, aparatur desa, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), petugas posyandu yang membantu mengusulkan sekaligus menyanggah data calon penerima manfaat.

Secara Sukarela

"Agen Perlinsos menjangkau warga rentan/ tingkat sosial-ekonomi terendah nasional yang tidak fasih menggunakan ponsel pintar, sehingga tidak ada lagi warga miskin yang terlewat dari basis data penyaluran bansos," cetusnya.

Kementerian Sosial menjamin keterbukaan data yang memang sengaja dihadirkan agar proses pemutakhiran bansos dapat didiskusikan, serta dikoreksi langsung oleh masyarakat dan berbagai kalangan publik.

Terkait hasil lembaga survei yang menempatkan kinerjanya dalam kategori rendah karena persoalan distribusi bantuan sosial, ia mengatakan menghormati setiap pandangan dan kritik yang diberikan, sembari menegaskan seluruh proses bisnis dan mandat strategis kementerian telah dijalankan secara terukur.

"Kita menghormati, kita hargai. Saya enggak ngerti maksudnya diukur kinerjanya seperti apa, mungkin perlu kita dialog lebih lanjut. Tapi pada dasarnya kita menghormati semua pendapat," kata dia, seraya menegaskan perbaikan data penerima manfaat bantuan sosial saat ini telah menghasilkan lebih dari 4 juta penerima baru dari kuota 18 juta penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) - Bantuan Pangan Nontunai (BPNT).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
Lima Warkop di Surabaya Ken...
Ekonomi
Riset Paramadina: Kewajiban...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.