Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini yang Dilakukan Pemkab Penajam Paser Utara untuk Kendalikan Inflasi

📅 Rabu, 14 Okt 2026, 05:31 WIB | Oleh:
Ini yang Dilakukan Pemkab Penajam Paser Utara untuk Kendalikan Inflasi Doc: Antara foto
Ket. Gedung Kantor Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

PENAJAM PASER UTARA - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, berupaya menjaga stabilitas harga bahan pangan agar harga tetap terjangkau masyarakat sebagai upaya mengendalikan laju inflasi di daerah itu.

"Pemerintah setempat berupaya agar  masyarakat lebih mudah memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Tohar di Penajam, Selasa.

Pemetaan kerawanan pangan dilakukan di setiap desa dan kelurahan, lanjut Ketua Pelaksana Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Penajam Paser Utara itu, agar dapat mengarahkan distribusi bahan pangan berdasarkan kebutuhan masing-masing wilayah.

Langkah selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga mengatur jadwal melaksanakan gerakan pasar dan pangan murah kolaborasi lembaga terkait, termasuk Perum Bulog untuk ketersediaan bahan pangan.

Sejumlah langkah diambil berkaitan dengan upaya pengendalian inflasi, jelas dia, karena kelompok makanan dan minuman masih menjadi salah satu penyumbang inflasi.

Berdasarkan data indeks harga konsumen (IHK) inflasi bulanan Kabupaten Penajam Paser Utara pada September 2026 berada di angka 0,56 persen, secara tahunan sebesar 4,18 persen, tertinggi di antara kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur dan melampaui batasan sasaran nasional.

Sebagian bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara masih didatangkan dari Pulau Jawa dan Sulawesi, kata dia, sehingga faktor cuaca mempengaruhi pengiriman pasokan dan stabilitas harga.

"Ketersediaan air bersih juga diperhatikan dalam pengendalian inflasi, karena juga kebutuhan warga untuk konsumsi dan aktivitas sehari-hari, seperti mandi dan mencuci," tambahnya.

Pemerintah setempat melalui TIPD berupaya menjaga laju inflasi agar tetap terkendali di bawah standar inflasi nasional 2026 yang ditetapkan dalam rentang 1,5 persen hingga 3,5 persen (2,5 persen±1 persen), demikian Tohar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Olahraga
Villarreal Naik ke Posisi 1...

Udara Tidak Sehat Selimuti Samarinda

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Udara Tidak Sehat Selimuti ...

Sejumlah SPBU di Bali Dipadati Antrean Kendaraan

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Sejumlah SPBU di Bali Dipad...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.